Pemerintah Dorong Integrasi Kebijakan Perdagangan untuk Pekerjaan Layak

  • 30 Apr 2026 09:11 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memperkuat peran perdagangan dan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus sebagai instrumen penting dalam menciptakan lapangan kerja yang layak, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Hal itu dikatakan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera, dalam Seminar On Trade, Investment and Decent Work yang diselenggarakan Kemenko Perekonomian dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Jakara, Rabu 29 April 2026 dikutip dari ekon.go.id..

“Indonesia mempertahankan pertumbuhan ekonomi sekitar lima persen dan terus mengejar target pertumbuhan sebesar 8 persen. Kami menjaga perjanjian perdagangan yang kuat dengan mitra seperti Kanada, Amerika Serikat dan negara-negara di Asia untuk mendukung perdagangan global dan rantai pasok yang menjunjung tinggi hak asasi manusia serta mendorong pekerjaan layak bagi semua,” ujarnya.

Sementara Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste Simrin Singh mengatakan, Perdagangan dan investasi telah mendorong kemajuan ekonomi, namun manfaatnya belum secara otomatis dirasakan oleh semua pihak. Kegiatan ini mengeksplorasi bagaimana kebijakan perdagangan, investasi dan ketenagakerjaan dapat lebih terintegrasi untuk mendukung pekerjaan layak, melindungi hak-hak pekerja, serta mendorong pembangunan yang lebih inklusif.

“Perdagangan dan investasi dapat menjadi pendorong kuat kemajuan, namun keberhasilannya juga harus diukur dari kualitas pekerjaan yang diciptakan serta peluang yang dibuka bagi pekerja dan pelaku usaha. Dialog ini bertujuan untuk menemukan cara-cara praktis agar pertumbuhan menjadi lebih inklusif, memperkuat standar ketenagakerjaan, dan memastikan tidak ada yang tertinggal,” ucapnya.

Seminar tersebut merupakan seminar tripartit selama satu hari sebagai bagian dari dialog nasional selama tiga hari mengenai Perdagangan, Investasi dan Pekerjaan Layak di Indonesia. Kegiatan ini mempertemukan perwakilan pemerintah, pengusaha, pekerja, akademisi dan masyarakat sipil untuk membahas bagaimana perdagangan dan investasi tidak hanya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan pekerjaan yang lebih baik serta kondisi kerja yang lebih adil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....