Wamenkomdigi: Indonesia Memerlukan Lompatan Digital

  • 24 Apr 2026 19:30 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya memperluas infrastruktur, tetapi membutuhkan lompatan digital yang menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Hal itu dikatakan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam peresmian “Pusat Inovasi Bersama ZTE-XLSMART” di Jakarta Selatan, Kamis 23 April 2026 dikutip dari komdigi.go.id.

Menurutnya, arah transformasi digital Indonesia harus bergerak dari sekadar pembangunan konektivitas menuju pemanfaatan teknologi yang memberi dampak langsung. “Indonesia telah mencapai kemajuan yang patut dipuji dalam memperluas cakupan infrastruktur digitalnya. Negara kita telah menyaksikan peningkatan signifikan dalam penggunaan internet, mencapai 80 persen dari populasi pada tahun 2025, naik dari 54 persen pada tahun 2020,” ujarnya.

Wamenkomdigi Nezar mengingatkan kesenjangan akses dan kualitas layanan masih menjadi tantangan besar yang harus segera dijawab. “Sebagai contoh, hanya separuh desa kita yang dilengkapi dengan titik distribusi fiber optik dan hanya sejumlah kecil sekolah di daerah terpencil yang mendapat manfaat dari koneksi internet berkecepatan tinggi,” jelasnya.

Menurut Wamenkomdigi Nezar, kondisi tersebut menuntut langkah yang lebih cepat dan terarah. “Kesenjangan ini menggarisbawahi pentingnya lompatan strategis dalam konektivitas digital,” tuturnya.

Wamenkomdigi Nezar menekankan konektivitas bukan tujuan akhir, tetapi fondasi untuk mendorong inovasi yang relevan. “Ini menandakan pemahaman kolektif kita bahwa konektivitas yang lebih kuat bukanlah tujuan akhir, melainkan katalisator yang ampuh untuk inovasi,” ujarnya.

Wamenkomdigi Nezar menjelaskan pusat inovasi menjadi ruang penting untuk mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia. “Pusat inovasi ini akan berfungsi sebagai wadah bagi ide-ide baru. Sebuah laboratorium tempat teknologi mutakhir seperti AI, 5G, dan solusi digital canggih lainnya akan dieksplorasi, dikembangkan, dan disesuaikan dengan kebutuhan unik Indonesia,” katanya.

Wamenkomdigi Nezar menegaskan keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari teknologi itu sendiri, tetapi dari dampaknya bagi masyarakat. “Meskipun kemajuan teknologi penting, ukuran keberhasilan kita yang sebenarnya terletak pada kemampuan kita untuk memanfaatkan inovasi ini untuk meningkatkan kehidupan masyarakat kita,” tegasnya.

Wamenkomdigi Nezar mencontohkan berbagai solusi yang dapat dihasilkan untuk menjawab kebutuhan nasional. “Pusat inovasi ini menyediakan platform untuk mengembangkan solusi yang mengatasi tantangan-tantangan penting, baik itu meningkatkan literasi digital di daerah terpencil, mengoptimalkan logistik untuk kepulauan kita yang luas, atau mengembangkan solusi cerdas untuk pusat-pusat perkotaan kita yang terus berkembang,” jelasnya.

Wamenkomdigi Nezar Patria menekankan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan teknologi benar-benar memberi manfaat bagi seluruh masyarakat. “Saya yakin bahwa pusat inovasi ini tidak hanya akan mempercepat kemajuan teknologi, tetapi juga menginspirasi kolaborasi lebih lanjut dalam ekosistem digital, baik dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat luas,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....