Penguatan Ekosistem Industri Otomotif, Pemerintah Dorong Tranformasi Inklusif

  • 21 Apr 2026 21:40 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya penguatan industri otomotif nasional terus dilakukan sebagai salah satu sektor strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Langkah tersebut ditempuh melalui penguatan ekosistem rantai pasok, peningkatan daya saing industri, serta akselerasi transformasi menuju industri otomotif yang berorientasi global dan berkelanjutan.

Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Forum Diskusi Pengembangan Industri Otomotif yang diselenggarakan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Tangerang, Senin 20 April 2026 dikutip dari ekon.go.id. “Apresiasi saya berikan kepada TMMIN. Saya juga mengapresiasi momentum ekspor tiga juta unit beberapa waktu yang lalu. Dan ini menunjukkan bahwa Toyota mampu memenuhi standar kualitas global di lebih 100 negara,” ujarnya.

Forum diskusi strategis antara Pemerintah dan pelaku industri otomotif tersebut diselenggarakan sebagai wadah untuk bertukar pandangan, menyelaraskan arah kebijakan, serta mengidentifikasi peluang kolaborasi dalam memperkuat industri nasional secara berkelanjutan. Menko Airlangga mengatakan, di tengah dinamika ekonomi global, industri otomotif menghadapi tekanan yang tidak ringan, baik dari sisi permintaan maupun persaingan global.

Namun, sektor ini tetap memiliki peran penting sebagai motor pencipta lapangan kerja dan ekspor dengan melibatkan sekitar 1,5 juta tenaga kerja dalam ekosistem rantai pasok. Pemerintah terus mendorong penguatan struktur industri otomotif nasional melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik, peningkatan nilai tambah, serta penguatan rantai pasok domestik.

Investasi dalam pengembangan kendaraan listrik, termasuk baterai berbasis nikel, menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat global. ”Saya berharap dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan yang hadir di sini, kita terus mengupayakan agar industri Indonesia terus dapat bersaing,” tutur Menko Airlangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....