Menkop Tekankan Pembangunan Kopdes Merah Putih dan Pelatihan SDM Dipercepat
- 02 Mar 2026 19:01 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Koperasi menargetkan percepatan pembangunan fisik untuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai upaya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta dikutip dari kop.go.id.
Menkop Ferry menekankan kelancaran pembangunan fisik Kopdes Merah Putih sangat krusial untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan ekonomi rakyat di tingkat desa. Menkop mengungkapkan hingga saat ini sebanyak 30.336 koperasi desa sedang dalam tahap pembangunan.
Namun, masih ada tantangan yang dihadapi, terutama terkait ketersediaan lahan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan koperasi desa “Kami memahami adanya keterbatasan lahan di beberapa desa dan kelurahan. Oleh karena itu, kami akan segera menyesuaikan spesifikasi pembangunan fisik koperasi agar bisa lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi lokal,” ujarnya.
Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut, Kemenkop berencana untuk mengeluarkan kebijakan customized design untuk koperasi yang dibangun di desa dengan keterbatasan luas lahan. Kebijakan ini akan diteruskan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara, sebagai pelaksana pembangunan fisik gedung Kopdes Merah Putih.
Hal ini dilakukan agar pembangunan fisik tetap dapat memenuhi standar yang ditetapkan, meskipun dengan adanya keterbatasan fisik yang berbeda di tiap wilayah. Berdasarkan data yang dihimpun pada Command Center Kemenkop, sebanyak 48.734 lahan sudah dilakukan pemetaan.
Kemudian ada sebanyak 30.336 titik yang sedang dilakukan pembangunan fisik. Dari total angka tersebut, yang telah rampung 100% adalah sebanyak 1.135 titik.
Menkop juga menyoroti pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam mempercepat proses pembangunan fisik, termasuk dari Kementerian/Lembaga di tingkat pusat serta pemerintah daerah. “Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat antara pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan fisik koperasi, terutama dalam hal pengadaan lahan dan pembangunan infrastruktur,” tambah Menkop.
Sementara itu Menkop juga menyampaikan telah diresmikannya dua Toko Rakyat Serba Ada (Torasera), yakni di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, Torasera adalah pusat distribusi barang yang berfungsi sebagai titik penghubung antara Kopdes Merah Putih dengan masyarakat.
Seiring dengan pembangunan fisik gedung Kopdes Merah Putih, Kemenkop juga akan mengoptimalkan pelatihan sumber daya manusia (SDM) agar para calon pengurus dapat mengelola koperasi dengan lebih profesional, transparan, dan akuntabel. "Dengan pembangunan fisik yang lebih cepat dan pengelolaan yang lebih baik, Kopdes Merah Putih akan semakin berperan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat desa dan mendukung ketahanan pangan nasional," kata Menkop Ferry.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, menekankan Kopdes Merah Putih sebagai program ideologis gagasan dari Presiden Prabowo Subianto agar dapat dijalankan secara maksimal. Ia mendorong agar puluhan ribu Kopdes Merah Putih dapat segera beroperasi selambatnya pada bulan Juni tahun ini.
"Kopdes Merah Putih termasuk program ideologis, artinya ini tidak boleh gagal. Kopdes Merah Putih merupakan ide besar dari Presiden Prabowo Subianto, ini adalah inti dari ekonomi kerakyatan," ucap Zulhas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....