Mentan Akomodir Usulan HIPMI Bali soal Penghentian Impor Daging Babi

  • 21 Feb 2026 13:18 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar : Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah menghentikan impor daging babi. Keputusan itu untuk merespon usulan yang disampaikan Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih.

Usulan tersebut disampaikan pengusaha muda yang akrab disapa Ajus Linggih itu saat menghadiri menghadiri Sidang Dewan Pleno (SDP) XVIII Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI di Makassar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 14-16 Februari 2026. "Terima kasih karena sudah dibantu Pak Menteri untuk menghentikan impor daging bagi, untuk membantu para peternak babi di Bali," ujarnya saat

Tidak hanya impor daging babi, Ajus di hadapan Menteri Pertanian pun sempat mempertanyakan bantuan vaksin gratis bagi babi. Ia mencontohkan sapi dan ternak lainnya yang sudah mendapat fasilitas vaksin gratis, khususnya untuk ASF (African Swine Fever).

"Jadi kami di Bali sebagai peternak babi, sedikit dianaktirikan, karena penyakit ini kan tidak mengenal jenis, jadi kami mohon ada kebijakan khusus mengenai ini," ujarnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung merespon permintaan tersebut. Mentan berjanji mengalokasikan anggaran untuk vaksin ASF bagi ternak babi.

"Kita belokkan anggaran Rp25 miliar untuk vaksin ASF babi ini, tidak hanya Bali, tapi untuk NTB dan Papua juga," kata Mentan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....