Presiden Prabowo Perkuat Sinyal Kepercayaan Pasar

  • 15 Feb 2026 18:17 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan strategis dalam forum Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta dikutip dari ekon.go.id. Presiden menegaskan tiga pilar utama arah kebijakan ekonomi nasional yakni kolaborasi lintas skala melalui konsep Indonesia Incorporated, keyakinan terhadap pertumbuhan ekonomi yang kuat, serta komitmen teguh terhadap kepastian hukum.

Presiden Prabowo mengungkapkan, strategi Indonesia Incorporated sebagai kerangka kolaborasi seluruh elemen bangsa. “Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah. Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut, konsep ini memberikan kerangka kerja bahwa arah kebijakan bersifat inklusif—mendorong nilai tambah di seluruh rantai pasok, bukan hanya menguntungkan segelintir pemain. Ketika seluruh elemen—Danantara sebagai pengelola aset strategis BUMN, pelaku usaha besar, UMKM, hingga koperasi desa—bergerak dalam satu arah yang harmonis, pasar mendapat gambaran yang lebih jelas tentang ke mana ekonomi Indonesia bergerak.

Kepastian arah inilah yang menjadi jangkar stabilitas dan meredam volatilitas di pasar keuangan. “Saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik tahun ini.” Pernyataan ini didasarkan pada laporan langsung dari kepala daerah dan pelaku usaha yang mencatat peningkatan konsumsi rumah tangga di tingkat akar rumput. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 mencapai 5,6 persen, di atas target resmi 5,4 persen,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menegaskan penegakan dan kepastian hukum. “Kita harus tegakkan hukum dengan baik, tetapi tidak boleh ada miscarriage of justice, Hanya dengan kepastian hukum, kita bisa menjamin stabilitas dan ketenangan bagi rakyat kita. Ini syarat dari keberhasilan suatu negara,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan, bagi investor global, kemudahan berusaha bukan hanya soal kecepatan perizinan, melainkan juga jaminan bahwa sistem hukum berjalan adil, transparan, dan tidak digunakan secara selektif. Presiden menekankan, tiga pesan kunci Indonesia Incorporated sebagai kerangka kolaborasi inklusif, keyakinan terhadap pertumbuhan ekonomi, serta komitmen terhadap kepastian hukum.

“Kepercayaan pasar dibangun dari konsistensi antara kata dan tindakan, kepastian arah kebijakan fiskal, transparansi tata kelola Danantara, dan penegakan hukum yang berkeadilan, sehingga Indonesia tidak hanya meredam kekhawatiran, tetapi juga memposisikan diri sebagai destinasi investasi paling menjanjikan di kawasan,” ujar Presiden Prabowo.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia siap lepas landas. Sinergi antara belanja pemerintah, investasi swasta, dan peran Danantara diharapkan menjadi mesin pertumbuhan yang bergerak secara harmonis.

Indonesia tetap mencatatkan pertumbuhan 5,11 persen pada 2025 dengan cadangan devisa yang solid dan fundamental ekonomi yang kuat menjadi modal utama untuk terus memperkuat komunikasi kebijakan yang efektif dan transparansi tata kelola kepada pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....