Indonesia Raih Penghargaan Experiential Cultural Tourism Award

  • 11 Feb 2026 22:59 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia meraih penghargaan “Experiential & Cultural Tourism Award” dalam ajang Outbound Travel Mart (OTM) Mumbai 2026 di Mumbai, India. Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Selasa 10 Februari 2026 dikutip dari kemenpar.go.id menyampaikan penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol pengakuan internasional, tetapi juga mencerminkan potensi transaksi pariwisata yang signifikan dari pasar India.

“Indonesia dinilai mampu menghadirkan pengalaman wisata yang memungkinkan wisatawan tidak hanya berkunjung, tetapi juga mengalami langsung tradisi, praktik lokal, kuliner, kerajinan, interaksi komunitas, storytelling, wellness, hingga wisata spiritual di berbagai destinasi,” kata Made Ayu Marthini.

Ayu Marthini menyatakan sangat bangga atas penghargaan tersebut yang diberikan langsung Organizing Committee OTM sebagai bentuk pengakuan atas kekuatan Indonesia sebagai destinasi pariwisata berbasis pengalaman budaya yang autentik dan partisipatif. Menurutnya, pengakuan ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan pergeseran preferensi wisatawan menuju perjalanan yang lebih bermakna, personal, dan imersif, melampaui model mass tourism konvensional.

“Indonesia dinilai berhasil memposisikan diri sebagai experiential and cultural living destination yang menawarkan kedalaman pengalaman dan keterlibatan langsung dengan kehidupan lokal,” katanya.

Ayu Marthini menegaskan, penghargaan ini menjadi validasi atas strategi pemasaran Indonesia yang menempatkan pengalaman budaya sebagai inti penawaran kepada pasar India. Indonesia tidak sekadar menjadi destinasi yang dikunjungi, tetapi ruang di mana wisatawan dapat merasakan secara langsung dinamika budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan mitra industri untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” kata Made.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata, Dedi Ahmad Kurnia, menambahkan pada OTM Mumbai 2026, Kemenpar memfasilitasi partisipasi 30 co-exhibitor atau seller Indonesia. Mereka terdiri atas 20 destination management company (DMC), lima travel agent atau biro perjalanan wisata, dua hotel, dua restoran, serta satu atraksi wisata.

“Partisipasi tersebut menghasilkan potensi transaksi sebesar 6.989.879 dolar AS atau setara Rp117.429.967.200 dengan asumsi kurs Rp16.800 per dolar AS. Selain itu, potensi jumlah wisatawan yang tercatat mencapai 22.781 orang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....