Wamenkop Tekankan Penguat Ekosistem Baru Koperasi Bersama Kopdes

  • 06 Feb 2026 08:27 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Koperasi Jasa Tri Capital Investama (TC Invest) dengan tema One Direction, One Commitment, One Growth, di The Tribrata, Sutasoma Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan dikutip dari kop.go.id. Wamenkop mengajak koperasi yang sudah eksisting untuk mendukung dan berkolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sehingga Wamenkop berharap Koperasi Jasa Tri Capital Investama turut menyambut kehadiran 83 ribu kopdes, dan bersama-sama menjadi ekosistem koperasi yang ada di Indonesia.

“Saya selalu menekankan kehadiran 83 ribu koperasi desa Merah Putih ini jangan pernah dianggap menjadi pesaing baru bagi koperasi eksisting. Tapi, bayangkanlah Kopdes Merah Putih menjadi penguat ekosistem baru di koperasi,” ujar Wamenkop.

Wamenkop Farida Farichah menambahkan Kemenkop sedang mendesain terbangunnya ekosistem antara koperasi simpan pinjam yang sudah ada itu bisa simultan dan bisa menjadi penyalur ke koperasi atau unit usaha simpan pinjam yang ada di desa tersebut. 

“Makanya kita membutuhkan koperasi-koperasi simpan pinjam yang eksisting agar sama-sama simultan dan berkolaborasi,” ujar Wamenkop Farida Farichah.

Wamenkop Farida Farichah berharap koperasi-koperasi existing bisa menjadi kakak asuh, terutama yang koperasi simpan pinjam itu bisa menjadi penghubung atau mitra dengan koperasi atau unit simpan pinjam di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Wamenkop Farida Farichah menambahkan, berdasarkan data Kementerian Koperasi, terdapat lebih dari 130 ribu koperasi di Indonesia dengan jumlah anggota puluhan juta orang. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi rakyat, apabila dikelola secara profesional dan modern.

“Saya mencermati bahwa Koperasi Jasa Tri Capital Investama telah mengembangkan usaha di berbagai bidang strategis, mulai dari simpan pinjam dan layanan keuangan, hingga sektor riil seperti peternakan, perumahan, pendidikan, serta travel haji dan umrah. Ini merupakan langkah positif dalam menjawab kebutuhan anggota. Saya berharap koperasi eksisting seperti Koperasi Jasa Tri Capital Investama dapat menjadi contoh koperasi sukses di Indonesia,” tutur Wamenkop.

Sementara itu, Ketua Koperasi Jasa Tri Capital Investama Iqbal Alan Abdullah mengatakan TC Invest adalah lembaga keuangan berbasis teknologi 4.0 (digital). Telah berdiri sejak 2016. 

“Tahun 2016 kami berdiri, Saat itu masih menjalankan bisnis secara konvensional. Tahun 2025, kami memiliki 31 kantor layanan,” kata Iqbal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....