Kemenpar Perkuat Promosi MICE Indonesia melalui AIME Melbourne
- 05 Feb 2026 15:59 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan Asia Pasifik melalui partisipasi dalam Asia Pacific Incentives and Meetings Event (AIME) Melbourne 2026. Pelaksana Tugas (Plt.) Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, di Jakarta, Kamis 5 Februari 2026 dikutip dari kemenpar.go.id menyampaikan AIME merupakan pameran dagang MICE terbesar dan paling berpengaruh di kawasan Asia Pasifik yang secara rutin mempertemukan buyer internasional dengan penyedia jasa dan destinasi MICE dari berbagai negara.
Pameran yang akan berlangsung pada 9–11 Februari 2026 ini menjadi platform strategis untuk business matching, promosi destinasi, serta penguatan jejaring kerja sama global di sektor MICE. “Partisipasi Indonesia di AIME Melbourne 2026 merupakan langkah strategis untuk menjangkau pasar utama MICE internasional, khususnya Australia, Selandia Baru, dan kawasan Asia Pasifik. Pasar tersebut menjadi salah satu kontributor signifikan terhadap pergerakan wisata MICE ke Indonesia, baik dalam bentuk konferensi internasional, perjalanan insentif, maupun pameran berskala global,” ujar Vinsensius.
Vinsensius menambahkan, kehadiran Indonesia dalam AIME juga selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan devisa negara, memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay), serta mendorong pemerataan pengembangan destinasi MICE di berbagai daerah. Vinsensius menjelaskan, keikutsertaan Indonesia dalam AIME diyakini akan memberikan dampak positif bagi industri MICE nasional.
Partisipasi ini membuka akses langsung kepada buyer internasional potensial, menciptakan peluang kontrak bisnis, serta memperluas jejaring pasar global. “Industri juga memperoleh dukungan promosi terpadu di bawah payung nation branding Indonesia sehingga mampu meningkatkan daya saing dan kredibilitas pelaku usaha MICE nasional di pasar internasional,” ujarnya.
Vinsensius menyebut, Kemenpar berperan sebagai fasilitator sekaligus memberikan dukungan Paviliun Indonesia, sementara pelaku industri berkontribusi aktif melalui pembiayaan kolaboratif dan keterlibatan langsung dalam kegiatan promosi serta business matching. “Skema kolaborasi ini mencerminkan semangat kemitraan pemerintah dan swasta dalam membangun ekosistem MICE yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Melalui sinergi tersebut, Kementerian Pariwisata optimistis partisipasi Indonesia di AIME Melbourne 2026 akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan sektor MICE dan perekonomian nasional secara keseluruhan,” kata Vinsensius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....