Pemerintah Siapkan Talenta Muda untuk Keamanan Siber

  • 02 Feb 2026 17:31 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah berkomitmen menyiapkan generasi muda yang mampu memahami dan menguasai keamanan siber serta artificial intelligence (AI) secara bersamaan. Hal itu dikatakan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria di BPSDMP Komdigi Yogyakarta, dikutip dari komdigi.go.id. 

Wamen Nezar menegaskan upaya ini ditujukan untuk menghadapi peningkatan ancaman digital yang makin personal dan masif. “Kemkomdigi merespons secara aktif perkembangan keamanan siber dari tingkat global hingga nasional dengan menyiapkan talenta melalui pelatihan-pelatihan,” kata Wamen Nezar.

Wamen Nezar menjelaskan, pengembangan talenta dilakukan melalui berbagai program pelatihan di balai-balai SDM serta Digital Talent Scholarship yang memasukkan modul keamanan siber dan AI. Pemerintah juga menyiapkan skema khusus penguatan talenta melalui AI Talent Factory.

“Kita memperkuat pengembangan talenta yang lebih terfokus dalam satu program yang kita sebut AI Talent Factory. Saat ini bekerja sama dengan Universitas Brawijaya, menyusul ITS dan UGM, serta sejumlah kampus lain,” ujarnya.

Menanggapi pergeseran ancaman siber akibat penyalahgunaan AI, Wamen Nezar mengakui skala serangan kini tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan bertahan, baik pada sistem lembaga maupun perangkat pribadi masyarakat.

“Perkembangan kemampuan serangan itu skalanya jauh lebih besar ketimbang kemampuan untuk bertahan. Ini cukup mengkhawatirkan,” katanya.

Wamen Nezar menekankan pentingnya peningkatan kesadaran keamanan digital. Ia juga mendorong masyarakat menggunakan kata sandi yang lebih kuat dan mengaktifkan perlindungan berlapis.

“Kita menyebarkan awareness agar publik paham menggunakan gadget secara aman, memakai password yang lebih kompleks, multi-factor authentication, bahkan kunci fisik yang sudah mulai dipakai sejumlah platform,” ujar Wamen Nezar.

Wamen Nezar juga menegaskan, pemerintah mendorong pengembang platform digital agar membangun sistem dengan pendekatan security by designAspek keamanan harus menjadi bagian dari perancangan sejak awal.

“Sejak awal mereka harus melakukan review terhadap ketahanan siber dan comply dengan standar-standar baru di tengah dinamika AI yang sangat cepat,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....