BNNP Bali Perkuat Rehabilitasi Narkotika dengan Pendekatan Adaptif dan Humanis

  • 30 Agt 2026 20:16 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Upaya pemulihan penyalahguna narkotika di Bali terus diperkuat melalui pelayanan rehabilitasi yang adaptif dan pendekatan yang humanis. BNNP Bali tidak hanya mengembangkan layanan medis, tetapi juga menempatkan pendampingan dan komunikasi dengan pasien sebagai bagian penting dalam proses pemulihan.

Pendekatan tersebut dilakukan dengan menyesuaikan pelaksanaan program rehabilitasi dengan kebutuhan masyarakat di daerah. Penyesuaian menjadi bagian dari upaya memastikan program yang diterapkan tetap relevan dengan kondisi sosial dan karakteristik masyarakat Bali, tanpa mengesampingkan standar pelayanan yang telah ditetapkan secara nasional.

Dukungan sumber daya manusia turut menjadi kekuatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Sejumlah staf BNNP Bali memiliki pengalaman pendampingan di lembaga swadaya masyarakat (NGO), sehingga pendekatan yang diterapkan cenderung lebih terbuka, komunikatif, dan humanis. Pengalaman tersebut membantu petugas membangun kepercayaan dengan pasien selama menjalani proses pemulihan.

Fleksibilitas dalam penerapan program juga memungkinkan BNNP Bali melakukan penyesuaian teknis sesuai kebutuhan di lapangan. Meskipun kerangka program rehabilitasi ditetapkan secara nasional, pelaksanaannya dapat diselaraskan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan layanan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat Bali.

Yusuf Rey Noldy dari BNNP Bali menjelaskan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam siaran Morning Vibes di Pro 2 RRI Denpasar. Ia mengatakan, program yang dilaksanakan merupakan program Nasional.

“Program kami itu kan sifatnya nasional. Jadi kita atur namanya itu dari pusat sampai daerah sama. Tinggal kita menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di daerah masing-masing",ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....