Tipat Blayag, Warisan Kuliner Khas Karangasem
- 19 Mei 2026 14:08 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Tipat Blayag menjadi salah satu kuliner tradisional yang masih bertahan di tengah gempuran makanan modern di Bali. Hidangan khas dari wilayah timur Pulau Dewata ini dikenal dengan cita rasa gurih pedas serta penyajian unik menggunakan ketupat berbentuk memanjang yang dibungkus daun aren.
Di sejumlah kawasan di Karangasem, tipat blayag masih mudah ditemukan, terutama pada pagi hingga siang hari. Makanan ini umumnya dijajakan di warung tradisional dan pasar rakyat dengan harga terjangkau, mulai dari Rp. 15 ribu hingga Rp. 20 ribu per porsi.
Tipat blayag terdiri atas potongan tipat atau ketupat khas Bali yang disiram kuah santan berbumbu base genep. Sajian tersebut biasanya dilengkapi suwiran ayam, telur pindang, kacang kedelai goring, taburan serundeng yang memperkaya rasa serta sate serapah. Aroma rempah seperti kunyit, lengkuas, jahe, dan bawang menjadi ciri kuat kuliner ini.
Selain rasanya yang khas, proses pembuatan tipat blayag juga memerlukan ketelatenan. Ketupat blayag direbus selama beberapa jam agar teksturnya padat namun tetap lembut. Sementara kuah santan dimasak perlahan supaya bumbu meresap sempurna.
Di tengah berkembangnya tren makanan kekinian, tipat blayag membuktikan bahwa cita rasa tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Karangasem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....