Jukut Buangit,Sayuran Liar yang Bikin Lidah Bergembira
- 09 Apr 2026 13:07 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID. Denpasar. Jukut Buangit adalah salah satu olahan pangan tradisional yang berasal dari Desa Sangsit Buleleng Bali yang menggunakan bahan utama tanaman buangit (sering tumbuh liar) dengan rasa pahit khas yang nikmat dan sudah ada dari puluhan tahun silam. Dengan rasanya yang khas,unik dan menghangatkan badan menjadi daya Tarik tersendiri bagi pecinta jukut buangit. Tentu tidak salah jika kuliner ini mampu bersaing ditengah produk olahan pangan modern,terlebih jukut ( sayur ) buangit ini menjadi salah satu program promosi kuliner.
Siapa yang tidak kenal jukut buangit (sayur buangit ) khususnya bagi masyarakat Buleleng, Jenis sayur ini selalu menjadi primadona karena dari sisi aroma,sensasi serta cita rasa yang ditawarkan sudah tentu berbeda, serta menggoda lidah masyarakat Buleleng dan biasanya jukut buangit ini dijual di pasar Desa Sangsit.
Ada sisi lain jenis sayur /jukut buangit ini yaitu sangat nikmat di lidah,apalagi jika ditambah beberapa cabe sehingga rasa pedasnya meningkat hingga beberapa level. Yang pasti jukut buangit ini enak dikonsumsi tersendiri,jika disantap dengan nasi rasanya kurang pas. Banyak yang menyantap jukut buangit tanpa nasi dan memilih makan dengan selingan menu variasi lainnya seperti brengkes (pepes) bergedel jagung, dan palem .
Diambil dari bulelengkab.go.id. Proses pembuatan jukut buangit sangat sederhana, hanya memerlukan 4 jenis bumbu racikan, yakni garam,asam jawa, gula pasir dam bumbu penyedap. Tidak semua jukut buangit rasanya sama,tergantung kecermatan merebus buangit. Membuatnya memang mudah,tapi kalau kurang telaten saat proses perebusan buangit nanti rasanya bisa pahit.
Dengan keunikan rasa dan proses pengolahan yang tradisional,jukut buangit menjadi salah satu kuliner khas Buleleng khusunya Desa Sangsit yang wajib dicoba. Dukungan UMKM lokal juga sangat penting untuk melestarikan warisan kuliner ini. Jadi jika Anda berkunjung ke Buleleng, jangan lupa mencicipi kelezatan jukut buangit dan dukung produk lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....