Menolak Punah, Jajanan Tradisional Bali Tetap Eksis

  • 17 Feb 2026 11:01 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Jajanan tradisional Bali masih menjadi pilihan masyarakat sebagai menu sarapan, dengan ragam kue khas yang terus diminati pembeli dari waktu ke waktu. Salah seorang penjual, Nur Hayati kepada RRI.CO.ID, minggu 15 februari 2026, mengaku mulai berjualan sejak pukul 06.30 WITA dengan menyiapkan berbagai jenis jaje Bali, seperti pukis, laklak, ketan hitam, pisang rai, cenil, ketan merah, ketan labu, ketan ubi, pelaudan atau lamun, bubur sumsum putih dan hijau, lempog berbagai varian, hingga jaje tape uli.

Menurutnya, beberapa jenis jajanan menjadi favorit pelanggan. Ia juga merasakan adanya peningkatan jumlah pembeli dalam beberapa waktu terakhir

“Pukis, laklak, ketan hitam, dan pisang rai yang paling laris,” ujarnya.

Mayoritas pembeli berasal dari wisatawan domestik, sementara wisatawan luar daerah jumlahnya relatif lebih sedikit. Kondisi tersebut menunjukkan jajanan tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat lokal sebagai bagian dari kebiasaan kuliner pagi hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....