Siobak makanan melegenda dari Kabupaten Buleleng Bali
- 05 Feb 2026 13:41 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar- Siobak Buleleng adalah kuliner ikonik khas Singaraja, Bali, hasil akulturasi budaya Tionghoa dan lokal, berupa olahan babi (daging, jeroan, kulit) atau ayam yang dimasak dengan rempah khas (ngohyang/bumbu kacang) menghasilkan tekstur empuk dan rasa gurih-manis yang khas. Biasanya disajikan dengan saus kental cokelat, sambal, serta acar mentimun.
Melalui situs resmi dispar.bulelengkab.go.id, bahan dan Ras siobak Buleleng menggunakan berbagai bagian dari daging babi atau ayam mulai dari daging, samsan, hati, usus, hingga kulit. Ciri khasnya adalah penggunaan rempah ngohyang (bumbu lima rempah) yang kuat, memberikan aroma khas dan rasa yang gurih, sedikit manis, dan terkadang pedas.
Proses Memasak: Daging direbus dalam waktu lama dengan bumbu, atau ada yang digoreng, lalu disiram dengan kuah kental yang berasal dari sisa air rebusan yang dibumbui, berbeda dengan siobak daerah lain yang cenderung dipanggang.
Ada beberapa tempat populer warung siobak legendaris di Buleleng meliputi Warung Siobak Khe Lok (sejak 1963) dan Warung Siobak Bu Gusti, yang sering menjadi destinasi wajib kuliner wisatawan di Bali Utara.
Penyajian pada Umumnya disantap dengan nasi putih, atau langsung sebagai lauk, ditemani dengan acar mentimun, irisan cabai, dan kerupuk kulit babi atau ayam. Dari sisi harga cukup terjangkau tergantung porsi yang diminta,berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per porsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....