​Sarapan Sehat: Hindari 6 Makanan Ini!

  • 09 Jun 2025 06:59 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Ingin tubuh tetap bugar dan semangat sepanjang hari? Perhatikan menu sarapan Anda sebagaimana tips laman Real Simple berikut!

Kadang, pilihan sarapan yang kita anggap praktis justru menyimpan "jebakan" gula dan lemak.

Ahli gizi, Kristen Smith, MS, RD, LD, dari Academy of Nutrition and Dietetics, mengingatkan bahwa semua makanan bisa jadi bagian diet seimbang. Namun, jika dimakan tiap hari, beberapa makanan sebaiknya diganti yang lebih bergizi.

Sarapan yang Perlu Anda Batasi


1. Yoghurt Berperisa

Yoghurt memang kaya probiotik dan baik untuk pencernaan. Sayangnya, yoghurt berperisa di pasaran kebanyakan tinggi gula tambahan, bahkan setara dengan sebuah permen. Gula ini bisa bikin gula darah naik turun, jadi cepat lapar lagi. Lebih baik pilih yoghurt tawar yang kaya protein, lalu tambahkan buah segar, kacang, atau sedikit madu.

2. Muffin Kemasan Toko

Muffin, apalagi dengan buah, terdengar sehat ya? Namun, muffin kemasan toko umumnya terbuat dari tepung dan gula olahan. Mereka kurang protein dan serat, sehingga mirip camilan manis daripada sarapan. Coba bikin muffin sendiri pakai gandum utuh, pemanis alami seperti pisang, dan tambahan protein dari kacang-kacangan.

3. Jus Buah dan Smoothie Kemasan

Praktis, tapi jus dan smoothie kemasan seringkali minim serat dan tinggi gula. Caroline Susie, RD/LD, dari Academy of Nutrition and Dietetics, menjelaskan bahwa ini bisa menyebabkan energi cepat merosot. Membuat smoothie sendiri jauh lebih baik. Campurkan buah utuh, sayuran hijau, protein (yoghurt Yunani atau bubuk protein), dan lemak sehat (selai kacang atau biji rami).

4. Donat dan Pastry Manis

Sudah pasti, donat atau croissant cokelat bukan pilihan tepat sarapan sehat. Makanan manis ini nyatanya kurang protein dan serat, padahal keduanya penting untuk kenyang lebih lama. Sesekali menikmati tidak apa, tapi imbangi dengan makanan kaya protein seperti telur atau sosis ayam.

5. Granola dan Granola Bar Kemasan

Granola sering dianggap sehat karena banyak biji-bijian dan kacang. Namun, banyak merek menambahkan gula dan lemak tak sehat, membuatnya tak beda jauh dari permen. Jadi, teliti labelnya, pilih yang gulanya minimal, atau lebih bagus lagi, buat granola sendiri. Oatmeal dengan kacang dan beri juga bisa jadipilihan serat tinggi yang bagus.

6. Bacon dan Daging Olahan

Bacon atau sosis memang praktis untuk protein. Masalahnya, daging olahan bisa memicu peradangan dan risiko penyakit jantung karena tingginya garam dan lemak jenuh. Untuk pilihan gurih yang lebih sehat, boleh dicoba telur atau sosis kalkun rendah lemak dengan tambahan sayuran.

Mengapa Anda Perlu Membatasi Makanan Ini?


Sarapan yang baik haruslah seimbang dan membuat Anda kenyang. Kristen Smith menekankan pentingnya protein dan serat dalam sarapan.

- Gula Darah Cepat Naik Turun: Makanan tinggi gula dan rendah serat membuat gula darah melonjak lalu cepat anjlok. Akibatnya, Anda merasa lemas dan mudah marah.

- Cepat Lapar Lagi: Makanan sejenis donat atau sereal manis umumnya rendah protein dan lemak sehat. Ini malah memicu makan berlebihan di kemudian hari.- Memicu Pola Makan Tak Sehat: Sarapan tinggi gula bisa mempengaruhi selera makan seharian, meningkatkan keinginan akan makanan manis dan olahan.

Jadi, mulailah hari dengan pilihan sarapan yang lebih cerdas demi tubuh yang lebih sehat dan berenergi!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....