Rutin Makan Lalapan Mentah, Apakah Aman bagi Tubuh?
- 27 Mei 2025 14:30 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Menikmati lalapan mentah, menjadi pelengkap untuk berbagai hidangan di Indonesia. Aneka sayuran segar seperti daun kemangi, mentimun, kol, dan selada sering dijadikan pendamping hidangan utama karena memberikan sensasi segar dan nikmat saat disantap.
Meskipun terlihat sehat karena merupakan sayur-sayuran, lalapan mentah tetap memiliki potensi bahaya bila tidak ditangani dengan benar. Sayuran yang dimakan tanpa dimasak bisa mengandung bakteri, sisa pestisida, atau parasit yang terbawa dari proses penanaman hingga penyajian.
Berdasarkan informasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), konsumsi sayur mentah tanpa pencucian yang tepat dapat menyebabkan paparan bakteri seperti E. coli, Listeria, dan Salmonella. "Sayuran yang tidak dibersihkan secara optimal bisa menjadi sumber penyakit, oleh karena itu perlu dicuci dengan air bersih atau larutan khusus sebelum dikonsumsi,” tulis BPOM dalam pedoman keamanan pangannya yang sudah dipublikasi.
Untuk mencegah risiko tersebut, mencuci lalapan di bawah air mengalir sangat dianjurkan. Beberapa orang juga memilih merendam sayuran dengan air garam atau air yang dicampur cuka untuk membantu menghilangkan mikroorganisme berbahaya. Kebersihan tangan dan alat-alat dapur juga tak kalah penting dalam proses ini.
Mengetahui sumber sayuran juga bisa menambah lapisan keamanan. Sayuran organik yang dibudidayakan tanpa bahan kimia sintetis bisa menjadi pilihan, namun tetap harus dicuci bersih karena masih bisa terpapar kontaminan dari lingkungan. Dengan perlakuan yang higienis, lalapan mentah tetap bisa menjadi pilihan sehat dalam pola makan sehari-hari. Kandungan gizinya tinggi, dan dengan proses persiapan yang tepat, Anda dapat menikmatinya tanpa khawatir akan gangguan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....