Pelvic Tilt, Kondisi Postur Tubuh yang Bermasalah

  • 10 Sep 2024 06:18 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Coba anda berdiri secara rileks, dan bercermin pada sisi samping tubuh anda. Apakah nampak familiar dengan gambar di atas?

Jika iya, bisa jadi anda secara tidak sadar memiliki kondisi yang disebut dengan pelvic tilt. Pelvic tilt merupakan kondisi postur yang terjadi saat otot panggul cenderung miring ke satu sisi, baik ke depan (anterior) maupun ke belakang (posterior). Kondisi ini seringkali muncul akibat kebiasaan duduk terlalu lama, seperti saat bekerja di depan komputer atau menonton televisi. Otot-otot panggul yang berada dalam posisi tidak ideal ini dapat menyebabkan perubahan pada rentang gerak tubuh dan bahkan menimbulkan nyeri punggung bawah.

Dilansir dari physio-pedia, pada umumnya, ada dua jenis pelvic tilt, yaitu anterior pelvic tilt (APT) dan posterior pelvic tilt (PPT). APT terjadi ketika otot fleksor pinggul memendek, menyebabkan panggul tertarik ke depan dan punggung bawah mengalami kelengkungan berlebihan (lordosis). Ini bisa menyebabkan nyeri punggung bawah dan otot hamstring yang kaku. Sementara itu, PPT terjadi ketika otot ekstensor pinggul memendek, menyebabkan panggul tertarik ke belakang, yang juga dapat menyebabkan nyeri punggung bawah.

Pengaruh dari pelvic tilt terhadap kesehatan sangat signifikan. Baik APT maupun PPT dapat memicu masalah postur lainnya dan mempengaruhi otot-otot di sekitarnya. Misalnya, APT dapat menyebabkan perut tampak lebih menonjol dan otot-otot gluteus menjadi lemah, sementara PPT bisa membuat otot-otot punggung bawah bekerja lebih keras, menyebabkan nyeri kronis.

Untuk mengatasi pelvic tilt, ada beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk memperbaiki postur dan memperkuat otot panggul. Latihan seperti hip flexor stretch dan floor cobra bisa membantu mengembalikan posisi panggul ke keadaan netral. Selain itu, mengurangi waktu duduk yang terlalu lama juga sangat disarankan untuk menjaga postur tubuh tetap ideal.

Jika mengalami nyeri punggung bawah atau tanda-tanda pelvic tilt lainnya, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau fisioterapis. Mereka dapat membantu mendiagnosis dan memberikan perawatan yang tepat agar kondisi ini tidak berlanjut menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....