Dinkes Bali Minta Warga Waspadai Influenza Tipe A

  • 06 Okt 2026 12:16 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Dinas Kesehatan Provinsi Bali meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Influenza A. Dari 113 sampel yang diperiksa melalui surveilans influenza, ditemukan sembilan sampel positif Influenza A.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. I Gusti Ayu Raka Susanti, mengatakan seluruh pasien yang terdeteksi positif saat ini sudah sembuh. Ia menegaskan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari kewaspadaan dini dan belum menggambarkan kondisi Influenza A di seluruh Bali.

“Yang hasilnya Influenza positif ini sebenarnya juga sudah sembuh semuanya. Sampel yang diambil di dua faskes ini memang tidak menggambarkan kejadian keseluruhan di Provinsi Bali,” ujar Dr. I Gusti Ayu Raka Susanti.

Menurutnya, kelompok yang berisiko mengalami gejala berat antara lain balita, lanjut usia, serta masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid. Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami demam tinggi yang disertai gejala seperti sesak napas.

Dinkes Bali mengingatkan masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan, terutama di tempat ramai dan tertutup. Penggunaan masker bagi orang yang bergejala dan kelompok berisiko, mencuci tangan, menjaga pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, serta cukup beristirahat menjadi bagian penting pencegahan.

“Pencegahan paling efektif memang kita tetap harus wajib menggunakan masker, kemudian tetap rajin cuci tangan dan tentu saja tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Dinkes Bali juga meningkatkan surveilans kasus influenza dan telah menyampaikan surat edaran kepada pemerintah kabupaten dan kota serta fasilitas pelayanan kesehatan. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui jajaran pemerintah hingga tingkat masyarakat untuk mencegah penularan.

Tidak ada kabupaten atau kota tertentu yang menjadi fokus khusus karena tingginya mobilitas penduduk membuat potensi penularan dapat terjadi di seluruh wilayah Bali. Masyarakat diimbau tetap waspada tanpa panik dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala berat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....