BPOM Ingatkan Warga Jangan Sembarangan Minum Obat, Terapkan Cek KLIK
- 30 Sep 2026 17:12 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Masyarakat diminta tidak sembarangan mengonsumsi obat, terutama saat melakukan pengobatan sendiri. Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Denpasar mengingatkan masyarakat memastikan produk yang digunakan memiliki informasi dan legalitas yang jelas sebelum dikonsumsi.
Kepala BPOM di Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa mengatakan pengobatan sendiri harus dilakukan secara bijak dengan memastikan obat yang digunakan sesuai dengan keluhan serta aturan penggunaannya. "Imbauan kami tentunya mari masyarakat agar memilih obat yang akan dikonsumsi dengan bijak. Jangan kemudian mengonsumsi secara sembarangan, apalagi yang tidak jelas apa yang dikonsumsi," tegas Bagus kepada RRI.CO.ID, Rabu 30 September 2026.
Untuk produk obat dan makanan kemasan, masyarakat juga diminta menerapkan prinsip Cek KLIK, yakni Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa. Bagus menjelaskan, masyarakat harus memastikan kemasan produk dalam kondisi baik dan tidak rusak.
Label juga perlu diperiksa untuk mengetahui identitas produk, kandungan, serta pihak yang memproduksinya. Selanjutnya, masyarakat perlu memastikan produk memiliki izin edar sebelum membelinya.
Tanggal kedaluwarsa juga wajib diperiksa agar produk yang dikonsumsi masih berada dalam masa penggunaan yang ditetapkan. Ia juga mengatakan, masyarakat perlu memahami jenis obat yang dapat digunakan untuk pengobatan sendiri.
Obat bebas dan obat bebas terbatas dapat digunakan dengan memperhatikan aturan serta peringatan yang tercantum pada kemasan. Sementara itu, obat keras tidak boleh digunakan secara sembarangan dan penggunaannya harus sesuai ketentuan.
Upaya mencegah peredaran obat ilegal juga dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. BPOM di Denpasar memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, asosiasi profesi, akademisi, pelaku usaha, jasa pengiriman, hingga kelompok masyarakat.
“Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar lebih cermat dalam memilih dan menggunakan obat,”tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....