Tinggi Astaxanthin, Kepala Udang ternyata Bisa Jadi Suplemen Mahal
- 28 Sep 2026 15:19 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Kepala udang yang sering dibuang saat memasak ternyata mengandung senyawa berharga tinggi yang jika diekstraksi secara industri dapat diolah menjadi suplemen kesehatan mahal. Kepala udang biasanya selalu dibuang pertama kali sebelum dimakan.
Kandungan astaxanthin tertinggi dari seluruh tubuh udang sebenarnya berada di bagian kepalanya. Dan kandungan Cithin 30% pada kepala udang adalah senyawa yang dijual sebagi suplemen mahal.
Para konsumen menganggap bahwa kepala udang harus dibuang saat memasak dan tidak bisa dimakan, serta semua nutrisi udang ada didagingnya. Padahal, persepsi tersebut bisa dikatakan kurang tepat.
Dikutip dari akun instagram milik @riasfarmofficial, Kepala udang mengandung Astaxanthin 19.20 µg/g konsentrasi tertinggi dari seluruh tubuh udang berdasarkan Science Direct 2025. Kemudian, Cithin 30% di kepala udang biopolimer kedua paling melimpah di alam setelah selulosa, dijual sebagai suplemen chitosan mahal berdasarkan Science Direct 2025. Saat diproses menjadi chitosan, harganya melambung tinggi dan menjadi suplemen mahal yang dijual untuk menurunkan kolesterol dan manfaat prebiotik untuk usus.
| Baca juga: Manfaat Daun Pepaya bagi Kesehatan |
Selain itu, kepala udang mengandung protein 66%, EPA dan DHA, serta semua asam amino esensial berdasarkan Taylor dan Francis 2023. Terdapat juga kandungan serat dietary dan abu lebih tinggi dari dagingnya berdasarkan Science Direct 2025.
Yang paling sering tidak diketahui sebagian besar orang adalah memasak udang dengan kepala menghasilkan kaldu kaya astaxanthin yang sangat berharga. Dengan partner terbaiknya adalah olive oil astaxanthin, yang merupakan karotenoid larut lemak yang diserap jauh lebih optimal bersama lemak sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....