Telat Makan, Mengapa Cepat Kenyang?
- 30 Sep 2026 07:29 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Telat makan hingga beberapa jam tidak selalu membuat seseorang mampu makan dalam jumlah lebih banyak ketika akhirnya mendapat makanan. Pada sebagian orang, kondisi tersebut justru dapat diikuti rasa kenyang yang muncul lebih cepat, yang berkaitan dengan cara sistem pencernaan mengatur rasa lapar dan kenyang.
Rasa lapar dan kenyang tidak hanya ditentukan oleh lamanya seseorang tidak makan, tetapi melibatkan komunikasi antara saluran pencernaan dan otak. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menjelaskan bahwa saraf dan hormon dalam sistem pencernaan ikut mengirimkan sinyal yang membantu tubuh mengenali rasa lapar maupun kenyang.
Ketika makanan masuk ke lambung, dinding lambung mengalami peregangan yang kemudian diteruskan sebagai sinyal melalui sistem saraf menuju otak. Tinjauan ilmiah mengenai mekanisme lapar dan kenyang menunjukkan bahwa peregangan lambung merupakan salah satu faktor yang berperan dalam menentukan jumlah makanan yang dikonsumsi dalam satu kali makan.
Selain peregangan lambung, keberadaan nutrisi di saluran pencernaan juga memicu pelepasan sejumlah hormon yang terlibat dalam pengaturan nafsu makan. Sinyal tersebut bekerja bersama sistem saraf untuk memengaruhi rasa kenyang dan membantu tubuh mengatur kapan seseorang berhenti makan.
Karena itu, rasa lapar setelah melewati waktu makan dan rasa kenyang ketika mulai makan merupakan dua proses yang tidak selalu berjalan dengan pola yang sama. Seseorang dapat merasa lapar karena sudah lama tidak makan, tetapi setelah makanan masuk, sinyal kenyang tetap dapat muncul sebelum jumlah makanan yang dikonsumsi mencapai porsi seperti biasanya.
Jenis makanan, jumlah makanan, serta kondisi saluran pencernaan juga dapat memengaruhi munculnya rasa penuh setelah makan. NIDDK menyebutkan bahwa proses pencernaan melibatkan gerakan otot, cairan pencernaan, saraf, dan hormon yang bekerja secara terkoordinasi untuk memproses makanan serta mengatur pergerakannya melalui saluran pencernaan.
Cepat kenyang setelah terlambat makan sekali atau sesekali tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya gangguan kesehatan. Namun, apabila seseorang sering merasa kenyang setelah hanya makan sedikit, kondisi tersebut dikenal sebagai early satiety dan dapat muncul bersama keluhan seperti mual, muntah, kembung, atau penurunan berat badan.
Mayo Clinic menyarankan pemeriksaan medis apabila rasa kenyang terlalu cepat terjadi secara berulang atau disertai gejala lain yang mengganggu. Dengan demikian, pengalaman cepat kenyang setelah terlambat makan dapat berkaitan dengan mekanisme normal pengaturan nafsu makan, tetapi pola yang menetap perlu dibedakan dari keluhan pencernaan yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....