Manfaat Jahe Wulung untuk Kesehatan

  • 11 Sep 2026 14:54 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Selain sebagai tanaman hias, Jahe Wulung juga memiliki sejarah pemanfaatan dalam pengobatan tradisional. Rimpangnya secara tradisional direbus dan air rebusannya diminum untuk membantu mengatasi sejumlah gangguan pencernaan, seperti perut kembung, mual, dan dispepsia atau keluhan sakit pada lambung.

Rimpang tanaman ini juga disebut memiliki senyawa dengan aktivitas antibakteri. Dalam pemanfaatan tradisional, hal tersebut membuat Jahe Wulung dianggap berpotensi membantu tubuh menghadapi infeksi ringan.

Seperti tanaman herbal lainnya, penggunaan Jahe Wulung sebagai obat sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti pengobatan medis. Klaim khasiat juga perlu dibedakan antara penggunaan tradisional dan manfaat yang telah dibuktikan melalui penelitian klinis.

Keunikan Jahe Wulung terletak pada perpaduan antara nilai estetika dan pemanfaatan tradisionalnya. Warna hijau tua pada permukaan daun yang berpadu dengan warna kemerahan atau ungu di bagian bawah membuat tanaman ini menarik untuk dikoleksi.

Di sisi lain, keberadaan rimpang yang secara tradisional digunakan sebagai bahan herbal menambah nilai bagi tanaman tersebut.

Dengan karakter yang relatif berbeda dari jahe konsumsi, Jahe Wulung menjadi salah satu tanaman Zingiberaceae yang menarik untuk dikenal lebih jauh. Bagi pencinta tanaman, keindahan warna daunnya menjadi daya tarik utama, sementara bagi masyarakat yang mengenal pengobatan tradisional, rimpangnya memiliki nilai pemanfaatan tersendiri.

Namun, penyebutan Jahe Wulung sebagai "jahe hitam" perlu disikapi secara hati-hati agar tidak menimbulkan anggapan bahwa tanaman tersebut merupakan varietas dari Zingiber officinale. Secara ilmiah, Jahe Wulung merujuk pada Alpinia luteocarpa, tanaman berbeda yang masih memiliki kekerabatan dalam keluarga jahe-jahean

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....