Tertancap Benda Asing di Kulit, Ini Penyebab Susuban dan Cara Menanganinya

  • 30 Agt 2026 20:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Masuknya benda asing berukuran kecil ke dalam jaringan kulit atau yang dikenal dengan istilah kesusupan (susuban) kerap terjadi dalam aktivitas harian. Kondisi ini umumnya dialami saat seseorang bersentuhan langsung dengan bahan kayu, bambu, duri tanaman, hingga serpihan kaca tipis.

Rasa nyeri dan ganjalan di bawah permukaan kulit tentu memicu ketidaknyamanan saat beraktivitas. Penyebab utama timbulnya rasa sakit saat kesusupan adalah reaksi respons jaringan tubuh terhadap benda asing yang menembus hingga ke bawah lapisan epidermis kulit.

Jika serpihan tersebut dibiarkan terlalu lama di dalam kulit, risiko terjadinya iritasi hingga peradangan lokal dapat meningkat. Oleh karena itu, penanganan yang cepat dan higienis sangat diperlukan agar tidak timbul infeksi bakteri.

Terkait penjelasan dan dampak dari kondisi kesusupan ini, tim medis memberikan keterangan langsung mengenai potensi peradangan di jaringan kulit. dr. Fadhli Rizal Makarim dari Halodoc menjelaskan, Kesusupan adalah kondisi ketika benda asing berukuran kecil, seperti serpihan kayu, duri tanaman, pecahan kaca, atau serat sintetis, masuk dan tertancap di bawah lapisan kulit.

"Keberadaan benda asing ini dapat memicu respons peradangan, rasa nyeri, serta infeksi jika tidak segera dikeluarkan dengan bersih", ujarnya.

Untuk mengeluarkan susuban dengan aman, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membersihkan area kulit dan memsterilkan alat pinset menggunakan alkohol. Jepit ujung susuban secara perlahan lalu tarik keluar searah dengan sudut masuknya serpihan agar tidak patah di dalam. Hindari memencet area sekitar luka karena tindakan tersebut justru dapat mendorong susuban masuk semakin dalam.

Setelah serpihan berhasil dikeluarkan, bersihkan kembali area bekas luka dengan air mengalir dan sabun antiseptik. Penggunaan salep antiseptik sangat dianjurkan untuk mencegah masuknya kuman pemicu infeksi pada bekas tusukan. Jika susuban tertancap terlalu dalam atau menunjukkan tanda peradangan parah, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....