Akses Gratis Klinik Pratama BNNP Bali, Dorong Kesadaran Warga Pulih dari Narkoba
- 30 Agt 2026 20:17 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pemulihan bagi para penyalahguna narkoba terus menjadi perhatian serius BNNP Bali melalui penyediaan layanan yang ramah dan mudah dijangkau. Keberadaan fasilitas ini dipandang krusial untuk mendorong keberanian masyarakat melapor diri tanpa dibayangi rasa takut maupun kendala biaya. Tingginya angka warga yang mencari bantuan menjadi indikator positif suksesnya edukasi pemulihan di Pulau Dewata.
Langkah nyata ini diwujudkan lewat pengoptimalan Klinik Pratama BNNP Bali yang berlokasi di wilayah Denpasar sebagai pusat pelayanan terpadu. Tempat ini terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin sekadar mencari informasi dasar hingga menjalani proses rehabilitasi rutin secara gratis. Seluruh fasilitas tingkat pratama tersebut dipastikan murni didanai oleh negara demi menjamin kenyamanan masyarakat.
Saat mengisi dialog interaktif Morning Vibes di Pro 2 RRI Denpasar, Yusuf Rey Noldy dari BNNP Bali menegaskan jaminan pelayanan bebas biaya tersebut. Yusuf Rey Noldy mengungkapkan, BNNP memiliki Klinik Pratama.
"BNN provinsi punya, yaitu Klinik Pratama BNN. Itu mereka bisa datang ke tempat itu, mereka mencari informasi, mereka mungkin nanti akan akan rehabilitasi, melaporkan diri. Artinya layanan-layanan itu kita berikan memang sesuai dengan apa kegiatan fungsi kami melakukan rehabilitasi bagi pengguna. Itu tanpa biaya. Gratis semuanya. Gratis, tanpa biaya untuk layanan rehabilitasi pratama yang kami punya,"ujarnya.
Selain faktor jaminan layanan gratis, latar belakang dorongan warga yang datang ke Klinik Pratama BNNP Bali juga sangat bervariasi. Sebagian pasien memutuskan melapor secara sukarela karena merasa lelah dan tertekan oleh lingkaran hitam narkoba. Di sisi lain, dorongan serta kepedulian keluarga yang menghadapi masalah sosial turut menjadi faktor penentu utama keberanian korban untuk berkonsultasi.
Mengenai dinamika warga yang melapor untuk pemulihan tersebut, Yusuf Rey Noldy kembali memaparkan kondisi di lapangan. Yusuf Rey Noldy mengungkapkan, banyak masyarakat yang datang secara sukarela.
"Sekarang ini kita temukan masyarakat yang datang ke tempat kami ada yang datang secara sukarela. Karena mereka sudah mungkin mereka sudah capek juga hidup dalam ketakutan, khawatir, habis juga. Jadi mereka ada yang datang secara sukarela. Ada yang datang memang diajak sama keluarga karena memang dia mempunyai masalah misalkan utang,"ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....