Cegah Trauma Anak Demi Otak Dewasa Sehat
- 26 Agt 2026 10:08 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Pengasuhan yang penuh kasih sayang mampu melindungi struktur DNA otak anak dari kerusakan epigenetik yang dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan di masa depan.
- Penelitian ini dipublikasikan oleh SciTechDaily berdasarkan studi komprehensif yang dimuat dalam jurnal Neuron dengan melibatkan kolaborasi ilmuwan dari WashU Medicine dan Princeton University.
- Perlindungan dini melalui pengasuhan berkualitas tinggi dapat berfungsi sebagai faktor pencegahan kesehatan mental jangka panjang bagi perkembangan anak.
RRI.CO.ID, Denpasar - Pengasuhan yang penuh kasih sayang ternyata mampu melindungi struktur DNA otak anak Anda. Perlindungan dini ini mencegah kerentanan depresi dan kecemasan di kemudian hari.
Laporan penelitian ini dipublikasikan oleh laman SciTechDaily berdasarkan studi di jurnal Neuron. Riset ini melibatkan ilmuwan WashU Medicine bersama peneliti dari Princeton University.
Pengalaman pahit masa kecil meningkatkan kadar enzim SETD7 pada sel dopamin. Enzim ini melonggarkan kemasan DNA sehingga gen stres mudah terpicu kembali.
BACA JUGA: Trauma Masa Kecil Tinggalkan Bekas di Otak
Penelitian mencatat lebih dari 50 persen anak dunia pernah mengalami stres berat. Paparan empat jenis trauma sekaligus akan merusak sistem pertahanan mental masa depan.
Catherine Jensen Peña PhD menjelaskan bahwa DNA anak bekerja seperti mainan spiral. Lingkungan yang aman mencegah struktur DNA mengunci dalam posisi terbuka.
Peneliti Meaghan Creed PhD menyampaikan bahwa dukungan keluarga memberikan benteng biologis nyata. Kasih sayang keluarga memulihkan kestabilan hormon dan menjaga kesehatan neuron.
Anda dapat memberikan pola asuh hangat untuk membangun ketahanan mental buah hati. Lingkungan rumah yang kondusif adalah investasi terbaik bagi kesehatan otak anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....