Yayasan Spirit Paramacitta Dorong Penyintas HIV Menjadi Pribadi yang Mandiri

  • 19 Agt 2026 06:55 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pendampingan bagi orang dengan HIV tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga membantu mereka agar mampu menjalani kehidupan secara mandiri. Melalui berbagai program pendampingan, Yayasan Spirit Paramacitta berupaya membangun kepercayaan diri penyintas sehingga dapat kembali berdaya di tengah masyarakat.

Upaya tersebut juga dilakukan untuk mengurangi ketergantungan penyintas terhadap orang lain. Narasumber dari Yayasan Spirit Paramacitta, Yogi, mengatakan salah satu misi utama yayasan adalah menciptakan penyintas HIV yang mandiri dan mampu menjadi contoh bagi sesamanya.

Menurutnya, penyintas yang telah melewati berbagai tantangan dapat memberikan semangat kepada mereka yang baru mengetahui status kesehatannya. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif karena berasal dari orang yang memiliki pengalaman serupa.

"Yang jelas, salah satu misi itu memang membuat teman-teman yang terinfeksi HIV, apa pun kondisinya, bisa mandiri dan berdaya, tidak bergantung kepada yang lain. Jadi dari kami di yayasan, teman-teman komunitas diharapkan bisa menjadi role model bagi mereka yang baru mengetahui status kesehatannya," jelas Yogi.

Ia menuturkan, seseorang yang baru mengetahui dirinya terinfeksi HIV umumnya mengalami berbagai gejolak psikologis, mulai dari penolakan, rasa takut, hingga kebingungan. Kehadiran penyintas yang telah berhasil melewati fase yang sama menjadi dukungan yang sangat berarti. Mereka tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menjadi tempat berbagi pengalaman.

"Biasanya secara psikologis, orang yang baru tahu status kesehatannya itu mengalami penolakan atau denial. Jadi harus ada dukungan dari orang yang pernah mengalaminya. Mereka bisa menjadi role model, memberikan tempat untuk curhat sekaligus membantu mencari solusi," tutup Yogi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....