Mengapa Handuk Sebaiknya Tidak Dipakai Terlalu Lama?

  • 15 Agt 2026 10:19 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Banyak orang menganggap handuk akan tetap bersih karena digunakan setelah mandi. Padahal, handuk saat digunakan dapat menerima air, sel kulit mati, minyak tubuh, hingga mikroorganisme yang berasal dari kulit.

Mikroorganisme dapat berpindah dari tubuh ke tekstil melalui kontak langsung termasuk pada pakaian dan handuk. Setiap kali tubuh dikeringkan, Sebagian material dari permukaan kulit akan tertinggal di serat kain. Jika handuk digunakan berulang tanpa dicuci, maka material tersebut akan terus terakumulasi.

Masalah lain dari handuk yang digunakan berulang tanpa dicuci adalah kelembapan. Jika handuk tidak segera dikeringkan atau lingkungan kamar mandi memiliki kelembapan tinggi, proses pengeringannya menjadi lebih lambat.

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa semakin lama handuk berada dalam kondisi lembap, semakin lama pula bakteri, ragi, jamur, dan mikroorganisme lainnya dapat bertahan di dalamnya. Ini memperlihatkan bahwa handuk yang secara kasat mata terlihat masih layak digunakan belum tentu terbebas dari aktivitas mikroba di dalam serat kain.

Keberadaan mikroorganisme pada handuk tidak otomatis berarti seseorang akan mengalami infeksi. Namun, handuk yang digunakan berulang kali dan tidak dikeringkan dengan baik dapat menjadi salah satu media perpindahan mikroorganisme. Risiko tersebut sangat berdampak pada orang yang sedang sakit, sedang memiliki luka, atau gangguan pada lapisan pelindung kulit.

Handuk yang kotor berpotensi berperan dalam penyebaran sejumlah infeksi kulit. Termasuk infeksi jamur seperti athlete's foot, ringworm, dan jock itch.

Handuk yang digunakan berulang kali dalam kondisi lembap berpotensi menjadi tempat berkumpulnya mikroorganisme. Pencucian dan pengeringan yang tepat membantu mengurangi kontaminasi tersebut.

Handuk penggunaan pribadi setelah mandi yang dapat mengering dengan sempurna masih dapat digunakan kembali sebelum dicuci. Namun, frekuensi tersebut perlu ditingkatkan jika handuk terus-menerus lembap, digunakan setelah olahraga, lingkungan sangat lembap, atau penggunanya sedang sakit maupun mengalami masalah pada kulit.

Cuci handuk mandi setidaknya seminggu sekali, lebih sering jika kondisi lingkungan membuatnya sulit kering. Bentangkan setelah digunakan agar cepat kering, jangan berbagi handuk ketika sedang sakit atau memiliki masalah kulit.

Segera ganti jika handuk tetap lembap atau mulai berbau. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kebersihan tekstil yang setiap hari bersentuhan langsung dengan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....