Keluarga Tangguh Kunci Utama Lindungi Caregiver Pasien Gangguan Mental
- 12 Agt 2026 20:37 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar- Pendamping pasien atau caregiver penderita gangguan mental, memerlukan perlindungan kesehatan mental secara mandiri, agar terhindar dari risiko kelelahan emosional yang ekstrem. Pernyataan disampaikan langsung Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bapak Prof. Dr. dr. Cok Bagus Jaya L, SpKJ(K), MARS. ketika berbincang dalam acara Rahina Ayu di Pro 4 RRI Denpasar pada Kamis, 6 Agustus 2026, yang membahas beban psikologis keluarga penderita gangguan kesehatan mental.
Prof.Cok. Bagus mengungkapkan, pendamping pasien (caregiver) yang berhadapan langsung dengan pasien gangguan mental selama 24 jam penuh, sangat rentan mengalami gangguan kecemasan hingga tingkat stres yang setara. Jika mental keluarga pendamping ikut tertekan, maka proses perawatan pasien gangguan mental di rumah, akan mengalami kendala yang sangat berat.
Ia mengingatkan agar para pendamping pasien, memprioritaskan kesehatan mental diri sendiri terlebih dahulu. "Sebelum membantu orang lain, bantu diri sendiri dulu, sama konsepnya seperti kalau naik pesawat yang dibantu oksigennya diri sendiri dulu," ujar Prof.Cok.Bagus.
Prof. Cok. Bagus menambahkan, proses menerima keadaan, bahwa salah satu anggota keluarga mengalami gangguan mental, merupakan tahapan emosional yang panjang dan tidak mudah. Penolakan, kemarahan, hingga rasa putus asa, sering kali mewarnai dinamika emosi keluarga, sebelum akhirnya mencapai tahap penerimaan ikhlas.
Keluarga diminta untuk tidak menutup diri dan tidak ragu mencari bantuan medis, maupun konsultasi dari psikiater tepercaya, saat merasa tidak sanggup. Menurut Prof. Cok. Bagus memanusiakan penderita gangguan mental, dengan memberikan perawatan yang layak, merupakan bentuk penghormatan atas hak asasi manusia.
Ditekankan pentingnya seluruh lapisan masyarakat, memenuhi hak-hak dasar penderita gangguan mental tanpa stigma. "Mari kita manusiakan mereka yang mengalami gangguan mental ataupun yang mengalami masalah, dengan cara memberikan akses layanan," tutup Prof. Cok.Bagus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....