RSU Prima Medika Luncurkan Layanan Terpadu Endrawati Cancer Center

  • 25 Jul 2026 09:30 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – RSU Prima Medika meluncurkan layanan unggulan Endrawati Cancer Center sebagai pusat layanan kanker terpadu yang mengedepankan pencegahan, deteksi dini, pengobatan, rehabilitasi, hingga pendampingan pasien. Kehadiran layanan ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap penanganan kanker yang lebih komprehensif di Kota Denpasar.

Direktur RSU Prima Medika, dr. Putu Dian Ekawati, MPH., MH.Kes., mengatakan Endrawati Cancer Center dibangun dengan konsep lima pilar layanan yang terintegrasi. Pilar tersebut meliputi promotif dan preventif, deteksi dini, pengobatan, rehabilitasi, hingga layanan pendampingan pasien pada fase akhir kehidupan melalui home care dan hospice.

"Yang paling penting adalah promotif dan preventif. Masyarakat harus lebih sadar dan melakukan deteksi dini sebelum penyakit berkembang, sehingga penanganannya bisa lebih optimal," ujar dr. Putu Dian Ekawati.

Selain menyediakan layanan pembedahan, kemoterapi, dan tim multidisiplin, rumah sakit juga menerapkan transformasi digital untuk mempermudah perjalanan pasien. Layanan digital mencakup reservasi, pemantauan alur pelayanan, hingga call center 24 jam yang dapat diakses masyarakat untuk memperoleh informasi terkait pencegahan maupun penanganan kanker.

Menurutnya, fokus layanan Endrawati Cancer Center pada tahun 2026 diarahkan pada penanganan kanker payudara dan kanker serviks karena menjadi dua jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak. Meski demikian, rumah sakit tetap memberikan pelayanan bagi pasien dengan jenis kanker lainnya.

"Kami menyiapkan teknologi dan layanan terbaik untuk kanker payudara dan kanker serviks karena kasusnya paling banyak. Namun seluruh jenis kanker tetap dapat dilayani di Endrawati Cancer Center," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes., mengapresiasi peluncuran layanan tersebut sebagai tambahan pilihan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, jumlah kasus kanker terus meningkat, sementara kapasitas pelayanan yang tersedia masih terbatas sehingga kehadiran fasilitas baru sangat dibutuhkan.

Ia menyebut berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Denpasar, kanker payudara menjadi kasus tertinggi, disusul kanker serviks. Karena itu, upaya promotif dan preventif melalui edukasi pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, aktivitas fisik, serta pengelolaan stres terus digencarkan melalui puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

"Kami sangat mengapresiasi hadirnya layanan ini. Harapannya masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh pelayanan kanker yang cepat dan berkualitas," ujar dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati.

Pemerintah Kota Denpasar juga berharap ke depan layanan tersebut dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar akses pelayanan kanker semakin luas bagi masyarakat. Saat ini cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Denpasar telah mencapai 100 persen, dengan tingkat kepesertaan aktif sekitar 93 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....