Mengandung Senyawa Bioaktif, Buah Jeruju Mampu Hambat Pertumbuhan Sel Kanker

  • 15 Jul 2026 12:17 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID.,Denpasar - Pohon jeruju atau Acanthus ilicifolius adalah jenis mangrove yang tersebar luas di Asia Tenggara khususnya di Indonesia. Jenis ini memiliki banyak manfaat bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Dilansir dari artikel lindungi hutan.com, Jeruju merupakan tanaman bakau yang berpotensi sebagai obat tradisional untuk berbagai permasalahan atau penyakit. Jenis ini termasuk dalam famili Acanthaceae yang tergolong dalam jenis mangrove sejati.

Jeruju termasuk dalam tanaman herba rendah yang terjurai di permukaan tanah, kuat, agak berkayu, dan memiliki ketinggian hingga 2 meter. Memiliki percabangan yang muncul pada bagian-bagian yang lebih tua. Akar udara muncul dari permukaan bawah batang horizontal.

Daun jeruju memiliki dua sayap gagang daun yang berduri terletak pada tangkai. Permukaan daunnya halus, tepi daun bergerigi atau zigzag seperti gergaji dan secara gradual menyempit menuju pangkal daun. Bentuk daun lanset lebar dengan ujung meruncing dan berduri tajam.

Mahkota bunga jeruju berwarna biru muda-ungu kembayang dan kadang berwarna sedikit putih. Panjang tandan bunga mencapai 10-20 cm, sedangkan bunganya berukuran 5-4 cm. Jenis Acanthus ilicifolius seringkali ditemui pada tanah lunak yang berlumpur di sepanjang bantaran sungai dan biasa tumbuh pada kawasan mangrove.

Pohon jeruju jenis Acanthus ilicifolius dan Acanthus ebracteatus ternyata banyak tersebar di Indonesia dan Thailand. Kedua jenis jeruju tersebut memiliki khasiat dan biasanya digunakan sebagai obat-obatan.

Jeruju berpotensi menjadi tumbuhan obat sebab bagian-bagian dari tumbuhan ini dapat digunakan secara ilmiah. Buah jeruju (Acanthus ilicifolius) terbukti memiliki potensi anti-kanker berdasarkan berbagai penelitian laboratorium (in vitro). Tanaman mangrove sejati ini mengandung senyawa bioaktif alami seperti atiosteoporosis, hepatoprotective, antimikroba, anti kanker, antiinflamasi, antidiabetik, analgesik, antiulcer, dan antinociceptive.yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel tumor dan kanker.

Berdasarkan penelitian, ekstrak jeruju mempunyai aktivitas antimikroba dengan daya hambat paling baik pada bagian daun di antara buah, bunga, dan batang jeruju. Senyawa pada ekstrak jeruju mengandung alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, dan steroid yang banyak dimanfaatkan sebagai antimikroba. Buah jeruju dapat langsung dimakan tanpa diolah terlebih dahulu

Bahkan di China, manfaat tanaman jeruju banyak digunakan sebagai obat tradisional diuretik, asma, diabetes, pembersih darah, sakit punggung, diabetes, leukemia, tumor ganas, alergi, penyakit syaraf, gigitan ular, dan pembengkakan limpa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....