Mengenal Broken Heart Syndrome: Saat Kesedihan Memengaruhi Jantung

  • 25 Jun 2026 12:08 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Ungkapan "sakit hati" selama ini sering dianggap sebagai kiasan kesedihan. Namun, tekanan emosional berat ternyata dapat memengaruhi kondisi jantung secara nyata.

Kondisi ini dikenal sebagai Broken Heart Syndrome atau Takotsubo Cardiomyopathy. Ini merupakan gangguan sementara pada otot jantung akibat stres emosional berat.

Gangguan ini muncul setelah seseorang mengalami kehilangan orang tercinta. Peristiwa mengejutkan lainnya seperti kehilangan pekerjaan juga dapat menjadi pemicu.

Istilah Takotsubo Cardiomyopathy muncul pertama kali di Jepang pada 1990-an. Nama tersebut diambil dari bentuk perangkap gurita tradisional Jepang.

Bentuk perangkap tersebut menyerupai perubahan bilik jantung penderita. Kondisi ini berbeda secara teknis dengan serangan jantung biasa.

Meski bukan serangan jantung, gejalanya sering kali serupa. Penderita dapat mengalami nyeri dada hingga sesak napas yang tiba-tiba.

Kondisi ini terjadi karena lonjakan hormon stres yang tinggi. Adrenalin dan kortisol memengaruhi kemampuan jantung dalam memompa darah.

Penelitian menunjukkan kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan. Terutama bagi perempuan yang telah memasuki masa menopause.

Kelompok usia muda dan laki-laki tetap memiliki risiko serupa. Hal tersebut terjadi jika menghadapi tekanan emosional yang sangat berat.

Kabar baiknya, sebagian besar penderita dapat pulih sepenuhnya. Pemulihan biasanya terjadi dalam hitungan minggu hingga beberapa bulan.

Namun, gejala nyeri dada tidak boleh dianggap remeh. Pemeriksaan medis sangat penting untuk membedakannya dengan serangan jantung.

Broken Heart Syndrome menjadi pengingat keterkaitan kesehatan mental dan fisik. Dampak kesedihan tidak hanya dirasakan pikiran, tetapi juga organ.

Menjaga kesehatan emosional sama pentingnya dengan menjaga fisik. Kesehatan jantung yang optimal membutuhkan keseimbangan emosi yang stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....