Benarkah Kreatin Menjadi Suplemen Wajib untuk Semua Orang?

  • 13 Jun 2026 11:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, DENPASAR– Pada awalnya kreatin dikonsumsi oleh para binaragawan. Kini, kreatin menjadi suplemen yang dipromosikan secara luas untuk berbagai kalangan.

Tren ini memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat, meski populer sebagai penunjang performa fisik, apakah masyarakat wajib mengonsumsinya? Dari laman University of Rochester Medicine, kreatin merupakan senyawa alami yang terdapat pada otot dan otak, yang berfungsi membantu tubuh menghasilkan energi secara lebih efisien.

Mekanisme kerjanya berfokus pada dukungan produksi adenosine triphosphate (ATP), yang dikenal sebagai sumber utama energi ketika tubuh sedangberolahraga. Ketersediaan ATP yang optimal akan membuat seseorang dapat mempertahankan intensitas latihan yang tinggi.

Selain itu, ketersediaan ATP juga meningkatkan kekuatan puncak saat melakukan aktivitas fisik yang singkat dan berat. Ahli nutrisi olahraga dari Loughborough University, Bethan Crouse, dalam Guardian menyatakan, bahwa saat ini kreatin adalah salah satu suplemen yang paling banyak diteliti dan terbukti memberikan dampak nyata pada performa olahraga.

Selain manfaat fisik, kreatin memperoleh perhatian para peneliti tentang adanya potensi manfaat untuk fungsi kognitif, seperti perlindungan terhadap penurunan daya ingat. Hal ini menjadi daya tarik bagi populasi lansia yang ingin menjaga kesehatan fungsi otak di masa tua.

Apakah setiap orang yang berolahraga wajib mengonsumsi kreatin? Bagi masyarakat umum yang tidak menjalani latihan fisik intensif, kebutuhan akan kreatin sebenarnya sudah dapat terpenuhi melalui pola makan sehat yang mencakup daging merah dan makanan laut.

Agar lebih mudah memperoleh sumber kreatin seperti mengonsumsi ikan berminyak seperti salmon dan makarel dapat memenuhi kebutuhan kreatin harian. Sumber nabati seperti flaxseed dan biji chia, secara konsisten dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik.

Pilihan-pilihan alami ini menawarkan nutrisi kompleks yang seringkali lebih dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan suplemen tunggal. Kemudahan untuk mengonsumsi kreatin menawarkan keuntungan signifikan bagi atlet atau anda yang serius meningkatkan performa latihan, asalkan dikonsumsi secara konsisten dan sesuai dosis.

Namun, untuk populasi umum, suplemen ini bukanlah kebutuhan mendesak yang harus ada di setiap harinya. Memenuhi kebutuhan nutrisi harian dari sumber makanan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan jangka panjang secara optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....