Perhatikan Lima Fakta Tentang Gigi pada Anak

  • 04 Jun 2026 14:24 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Gigi susu atau yang disebut dengan gigi desidui merupakan gigi pertama yang tumbuh pada bayi dan anak-anak saat usia enam bulan hingga dua tahun. Gigi susu bersifat sementara, karena ketika berusia enam tahun, gigi susu akan tanggal dan tergantikan oleh gigi permanen atau gigi dewasa.

Dr. drg. Eko Sri Yuni Astuti, Sp. KGA, akademisi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar menyebutkan gigi susu memiliki ukuran yang lebih ramping dari gigi permanen. Gigi pada anak yang nantinya akan tanggal, tetap mendapatkan perhatian dari segi kesehatannya.

Dr. Yuni yang juga merupakan dokter gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak menambahkan beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua tentang gigi susu pada anak, berikut ini:

  • Gigi Susu Akan Tergantikan Dengan Gigi Permanen

Dr. Yuni menyampaikan bahwa digi susu itu mempunyai karakteristik lebih kecil kemudian lebih putih seperti susu. Nantinya, gigi susu setelah umur enam tahun mulai berganti.

Digantikan dengan gigi permanen atau gigi tetap yang warnanya lebih kuning. Bagian atas gigi permanen yang telah bertumbuh akan telihat bergerigi.

“Jadi tidak usah risau apabila misalnya kok gigi anak saya lebih besar dan lebih kuning. Itu normal.” Jelas dr. Yuni.

  • Posisi Dan Ukuran Gigi Permanen Harus Diperhatikan

Ketika gigi susu sudah mulai berganti itu harus selalu dilihat posisi tumbuhnya. Harapannya, waktu tumbuh gigi permanen semua sudah pada lengkung yang benar. Artinya giginya dalam susunan yang harmonis. Jadi tidak berantakan dan terlihat cantik. “Ketika gigi susu berganti menjadi gigi permanen menjadi waktu yang krusial bagi orang tua untuk melihat ukurannya, posisinya.” Tegas dr.Yuni saat diwawancara RRI pada Jumat (29/05).

  • Bagaimana Jika Gigi Tumbuh Diluar Lengkung Rahang?

Pada saat masa gigi susu jadi dimulai dari erupsi atau tumbuh, posisi gigi susu memiliki jarak satu dengan lainnya. Dr. Yuni menyatakan kondisi tersebut adalah hal yang wajar. Nantinya, mulai umur 6 tahun mulai berganti, gigi permanen akan menempati pada posisi yang benar serta memiliki ukuran yang lebih besar. Namun apabila gigi permanen yang erupsi tidak ada pada lengkungnya atau berantakan, kondisi ini tetap mendapatkan perhatian. “Tetapi kalau misalnya pada saat sudah tumbuh, gigi anak ini tidak dikontrolkan atau dicek ke dokter, nanti posisinya tetap di sana. Nah kalau sudah begini, harus segera dilakukan intervensi dengan alat.” Jelas Dr. yuni.

  • Gigi Susu Ini Tidak Tercabut Semua, Ada Konsekuensinya?

Pada prinsipnya gigi susu hidup akan tergantikan nanti oleh gigi permanen. Ketika usia 6 tahun akan tergantikan. Jadwal dari waktu gigi erupsi itu bervariasi semuanya. Jadi kalau ada gigi sulung yang tidak tanggal pada waktunya, itu akan mengganggu gigi permanen benih daripada gigi permanen tumbuh di dalam lengkung. Biasanya nanti ketika kita membuka mulut pasien atau anak-anak akan terlihat gigi yang menumpuk.

  • Perhatikan Posisi Gigi Permanen

Gigi memiliki fungsi utama untuk mengunyah, menggigit, serta fungsi estetika. Menurut Dr. Yuni, apabila gigi tidak berada pada lengkungnya akan kurang estetika. “Perlu diketahui bahwa posisi gigi yang benar-benar cantik, artinya di dalam lengkung dan putih itu akan menambah nilai estetika dari seseorang yang mempunyai gigi tersebut. Gigi permanen sudah berganti, sudah dicabut ketika usia 6 tahun sampai 12 tahun.” terang Dr. Yuni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....