Alami Abses Gigi, Apakah Berbahaya jika Dibiarkan?

  • 29 Mei 2026 21:50 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Abses merupakan kondisi dimana rongga patologis berisi nanah yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini terjadi akibat infeksi akut purulen yang berkembang pada bagian apikal gigi. Abses gigi biasanya bisa terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa. Seseorang yang mengalami abses gigi harus segera mendapatkan perawatan dari dokter dan tidak bisa diobati secara mandiri.

Menurut Halodoc.com, Abses gigi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: kerusakan gigi, penyakit gusi, cedera, kurang menjaga kebersihan mulut, konsumsi makanan hingga sistem kekebalan tubuh yang lemah. Bakteri yang berperan dalam proses pembentukan abses adalah Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans. Staphylococcus aureus dalam proses ini memiliki enzim aktif yang disebut koagulase yang fungsinya untuk mendeposisi fibrin.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang berasal dari gigi yang terinfeksi baik pada maksila maupun pada mandibula.Terdapat dua tipe abses gigi, abses periapikal dan abses periodontal. Abses periapikal terjadi pada ujung akar gigi, sementara abses periodontal terjadi pada gusi di sekitar gigi.

Mengutip dari riset yang dimuat dalam jurnal Archives of Pharmacy Practice (dalam laman resmi halodoc.com) abses gigi adalah kondisi yang dapat dicegah dan diobati dengan cara yang relatif mudah. Perawatannya mencakup drainase abses, pemberian antibiotik, pengelolaan nyeri, dan penghilangan sumber infeksi (melalui perawatan saluran akar atau pencabutan gigi).

Namun, jika infeksi menyebar ke leher atau wajah, komplikasi serius seperti gangguan saluran napas atau penyebaran ke otak dapat terjadi.Karena meningkatnya resistensi antibiotik, riset ini menyarankan penggunaan kombinasi penicillins dengan agen lain seperti metronidazole atau antibiotik spektrum luas (ampicillin-sulbactam).

Pada sebagian besar kasus, abses gigi yang tidak mendapatkan penanganan dapat berkembang menjadi komplikasi. Namun, komplikasi tetap dapat terjadi meskipun telah abses gigi telah mendapatkan perawatan yang tampaknya efektif. Hanya saja hal tersebut sangat jarang terjadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....