Mengenal Ubi Yacon, Si "Apel Tanah" dari Andes yang Kaya Manfaat

  • 13 Mei 2026 14:55 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pernahkah Anda mendengar tentang Ubi Yacon? Ubi yacon atau yang memiliki nama ilmiah Spalantus soncivolius, belakangan populer karena manfaat kesehatannya terutama bagi penderita diabetes dan pencernaan. Meski tampilannya sekilas mirip dengan ubi jalar atau singkong, tanaman yang berasal dari pegunungan Andes, Amerika Selatan ini memiliki karakteristik yang sangat unik. Di Indonesia, ubi ini mulai populer di kalangan pecinta gaya hidup sehat karena rasanya yang segar dan khasiatnya yang luar biasa.

Berbeda dengan ubi pada umumnya yang cenderung manis tepung atau legit setelah dimasak, ubi yacon justru lebih nikmat dimakan mentah.

Tekstur: Sangat renyah dan berair, mirip dengan buah pir atau bengkuang.

Rasa: Memiliki rasa manis yang ringan dan menyegarkan, sehingga sering dijuluki sebagai "Earth Apple" atau Apel Tanah.

Ubi yacon mengandung komponen spesial bernama Fructooligosaccharides (FOS). Ini adalah jenis gula alami yang tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia, sehingga tidak meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Selain itu, yacon kaya akan: Kalium (Potasium), Antioksidan (Polifenol), Serat larut

Manfaat Kesehatan Ubi Yacon dikutip dari chanel dokter fery tv :

1. Aman untuk Penderita Diabetes

Karena kandungan FOS-nya, yacon memberikan rasa manis tanpa memicu lonjakan glukosa. Ini menjadikannya alternatif camilan yang aman dan sehat bagi mereka yang perlu menjaga kadar gula darah.

2. Mendukung Kesehatan Pencernaan (Prebiotik)

FOS dalam ubi yacon berfungsi sebagai prebiotik, yaitu "makanan" bagi bakteri baik di dalam usus. Mengonsumsi yacon secara rutin dapat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.

3. Membantu Manajemen Berat Badan

Ubi ini rendah kalori namun tinggi serat. Serat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga sangat cocok dimasukkan ke dalam menu diet bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan kalium yang tinggi membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sementara antioksidannya berperan dalam menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Serat dalam Yacon membantu menurunkan kolesterol LDL, mengurangi risiko penyakit jantung

Cara Menikmati Ubi Yacon :

Jika Anda baru pertama kali mencoba, berikut beberapa cara mengolahnya agar tetap nikmat:

Dimakan Langsung: Cukup kupas kulitnya, cuci bersih, dan iris tipis. Sangat segar dijadikan camilan sore hari.

Campuran Rujak atau Salad: Gunakan ubi yacon sebagai pengganti bengkuang atau apel dalam salad buah/sayur.

Jus atau Smoothie: Blender ubi yacon bersama nanas atau lemon untuk minuman detoks yang menyegarkan.

Tumisan: Di beberapa daerah, yacon juga sering ditumis sebentar dengan bumbu ringan untuk mempertahankan tekstur renyahnya.

Direbus atau dipanggang potong kecil, rebus sebagai camilan sehat , panggang dengan sedikit minyak zaitun untuk alternatif kentang

Tips Penyimpanan

Simpan ubi yacon di tempat yang sejuk dan gelap. Jika ingin rasa yang lebih manis, biarkan ubi "dijemur" atau didiamkan di suhu ruang selama beberapa hari setelah dipanen agar kandungan gulanya terkonsentrasi, namun pastikan kulitnya tetap dalam kondisi baik.

Ubi yacon adalah bukti bahwa makanan sehat tidak harus terasa membosankan. Dengan perpaduan rasa segar layaknya buah dan manfaat kesehatan yang solid, ubi ini layak menjadi primadona baru di meja makan Anda. Sudah siap mencobanya?

Mulai dengan porsi kecil Untuk melihat reaksi tubuh, hindari konsumsi berlebihan, tidak lebih dari 50-100 gram per hari. Dengan pengaturan yang tepat umbi yacon bisa menjadi tambahan menu sehat dalam diet sehari-hari tanpa menimbulkan efek samping.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....