Overcoming Overthinking lewat Mindfulness

  • 25 Apr 2026 20:43 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Overthinking sering kali membuat pikiran terasa penuh dan sulit berhenti. Satu pikiran dapat berkembang menjadi rangkaian kekhawatiran yang berulang. Tanpa disadari, kondisi ini menguras energi mental.

Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai rumination. Pola ini bukan membantu menyelesaikan masalah. Justru, ia sering memperpanjang rasa cemas dan tidak nyaman.

Mindfulness hadir sebagai pendekatan yang tidak memaksa pikiran untuk berhenti. Pendekatan ini mengajarkan seseorang untuk menyadari apa yang sedang dipikirkan. Fokusnya adalah hadir pada momen saat ini tanpa menghakimi.

Salah satu teknik sederhana dalam mindfulness adalah metode grounding 5 4 3 2 1. Teknik ini dilakukan dengan menyebutkan lima hal yang bisa dilihat, empat yang bisa disentuh, tiga yang bisa didengar, dua yang bisa dicium, dan satu yang bisa dirasakan dalam tubuh. Cara ini membantu menarik perhatian kembali ke momen sekarang.

Dengan mengaktifkan indra, pikiran perlahan keluar dari siklus overthinking. Fokus tidak lagi berada pada kekhawatiran, tetapi pada apa yang nyata di sekitar. Hal ini membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang.

Dalam jurnal Frontiers in Psychology tahun 2024 menunjukkan bahwa mindfulness efektif dalam menurunkan repetitive negative thinking. Kesadaran terhadap momen saat ini membantu seseorang keluar dari siklus overthinking. Dampaknya, tingkat stres dan kecemasan dapat berkurang.

Pada akhirnya, overcoming overthinking bukan tentang menghilangkan pikiran sepenuhnya. Melainkan tentang memiliki kendali dalam merespons pikiran yang muncul. Dengan latihan sederhana seperti grounding, pikiran yang semula terasa penuh dapat menjadi lebih tenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....