Bolehkah Anak Ikut Gym?
- 22 Apr 2026 07:40 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID - Gym merupakan aktivitas olahraga yang bertujuan meningkatkan kebugaran tubuh, meliputi kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, hingga daya tahan. Kegiatan ini biasanya dilakukan secara terencana dengan berbagai jenis latihan untuk menjaga kondisi fisik tetap optimal.
Saat ini, gym tidak lagi hanya identik dengan orang dewasa sebagai tempat membentuk otot. Seiring perkembangan, gym juga mulai diperkenalkan sebagai sarana aktivitas fisik bagi berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, karena pentingnya olahraga sejak dini semakin disadari.
Munculnya gym anak menjadi salah satu bentuk adaptasi tersebut, yaitu program olahraga yang disesuaikan dengan tahap pertumbuhan anak. Kegiatannya berupa senam, permainan aktif, dan latihan motorik yang dikemas secara menyenangkan.
Bahkan, aktivitas ini sudah bisa dikenalkan sejak usia dini dengan pendekatan bermain agar anak tetap aktif tanpa merasa tertekan. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak-anak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik setiap hari guna menunjang pertumbuhan, kesehatan tulang, dan kebugaran jantung.
Sejalan dengan itu, World Health Organization (WHO) merekomendasikan anak usia 5–17 tahun melakukan aktivitas fisik minimal 60 menit per hari dengan intensitas sedang hingga tinggi agar kesehatan dan perkembangan tubuh tetap optimal. Adapun manfaat gym anak antara lain membantu memperkuat otot dan tulang, meningkatkan koordinasi serta keseimbangan, mengasah kemampuan motorik, dan mendukung kepercayaan diri serta kesehatan mental anak.
Jadi, penting untuk dipahami bahwa gym untuk anak dan orang dewasa memang sama-sama berupa aktivitas olahraga, tetapi memiliki perbedaan mendasar. Gym anak lebih berfokus pada permainan dan perkembangan fisik secara alami, sedangkan gym dewasa cenderung menitikberatkan pada latihan beban dan pembentukan otot.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....