Anting Anting, Tanaman yang Jarang diketahui Khasiatnya
- 09 Apr 2026 13:13 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pernahkah anda mendengar atau mengetahui tanaman anting anting ? Tanaman ini tidak dibudidayakan dan tidak dijual di pasaran. Anting anting ( Acalypha indica ) adalah gulma yang sangat umum bahkan sering ditemukan di pinggir jalan,tegalan,lapangan rumput maupun dilereng gunung,ciri batang dan daunnya mirip bayam,hanya agak bergerigi di bagian pinggir daun. Akarnya mengeluarkan aroma yang disukai kucing, oleh karena itu kerap disebut bayam kucing.
Salah satu bagian yang cukup terkenal mengandung banyak khasiat adalah bagian daunnya. Daun anting anting memiliki kandungan nutrisi tinggi. Pada zaman dahulu sering dikonsumsi sebagai sayur pecel,lalap rebus, urap, kuah bening. Tanaman anting anting adalah herbal dengan sifat antibakteri dan anti inflamasi yang efektif mengatasi pencernaan.
Diambil dari halodoc.com. Ada beberapa manfaat atau khasiat dari tanaman anting anting ini yang telah digunakan secara turun temurun untuk meredakan berbagai masalah pencernaan termasuk disentri,baik yang disebabkan oleh amuba maupun bakteri, diare serta kondisi yang melibatkan muntah darah atau berak darah. Kandungan senyawa bioaktif dalam tanaman anting anting menunjukkan potensi aktivitas antibiotic, antibakteri dan anti jamur. Selain itu anting anting juga sebagai efek anti radang ( antiinflamasi), membantu meningkatkan perdarahan dan penyembuhan luka, potensi sebagai diuretic ( peluhan air seni ) serta potensi kesehatan sistemik lainnya.
Beberapa kajian tradisional menunjukkan bahwa anting anting juga dipakai untuk beberapa kondisi sistemik lainnya seperti :
Menurunkan kadar asam urat
Meredakan nyeri rematik
Membantu mengontrol gula darah pada kondisi diabetes mellitus.
Meredakan pegal linu.
Khasiat tanaman anting anting tidak terlepas dari kekayaan senyawa fitokimia didalamnya. Tanaman ini kaya akan tannin, sapoin, flavonoid, alkaloid, streroid serta beberapa senyawa bioaktif lainnya. Senyawa senyawa ini secara sinergis berkontribusi pada efek farmakologis . Cara paling umum untuk pengolahan tanaman anting anting adalah membuat rebusan,beberapa bagian tanaman,seperti daun,batang atau seluruh bagian tanaman ( kecuali batang ) dicuci bersih kemudian direbus dalam air rebusan ini lalu disaring dan diminum cara ini untuk mengtasi gangguan pencernaan. Untuk mengatasi kulit atau luka,daun anting anting segar dapat dihaluskan atau ditumbuk kemudian langsung digunakan untuk kompres atau tapal ini bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, meredakan peradangan pada kulit atau menghentikan perdarahan ringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....