Tanaman Jelateng Musuh atau Teman ? Kita Kupas Khasiatnya
- 01 Apr 2026 13:05 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pohon Jelateng adalah tanaman liar yang sering ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Meskipun dianggap gulma, pohon Jelateng memiliki banyak manfaat yang mungkin belum banyak diketahui sebagian orang . Tanaman Jelateng ( Laportea Gaudich ) yang dikenal luas karena sensasi gatal yang ditimbulkan saat bersentuhan dengan kulit.Meskipun demikian,tumbuhan ini menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa.
Diambil dari laman hellosehat.com. daun ini diduga berasal dari Afrika,tetapi sekarang tersebar di daerah tropis dan subtropis,termasuk di Pulau Jawa,Sumatera dan lainnya. Daun ini memiliki bulu bulu halus yang gatal dengan tepi yang bergerigi, Ujungnya lancip dan pendek.Bila menyentuh permukaan daunnya kita akan mengalami keracunan yang ditandai dengan kulit gatal,perih,kemerahan dan bengkak. Namun jika sudah dikeringkan atau dimasak,daun ini bisa dikonsumsi dan memiliki banyak manfaat kesehatan.
Dibalik bahaya keracunan jika menyentuh daun ini namun banyak manfaat daun Jelateng bagi kesehatan, selain dimasak daun jelateng juga banyak diolah menjadi berbagai produk,misalnya krim atau salep oles untuk kulit,minyak esensial,suplemen dan teh. Ada beberapa potensi manfaat Daun Jelateng bagi kesehatan :
Meredakan gejala pembesaran prostat jinak.Daun dan akar jelateng bisa meredakan beragam gejala yang disebabkan oleh pembesaran prostatm jinak, daun ini mengandung senyawa bernama beta sitosterol dan scopoletin .
Mengatasi rematik dan osteoarthritis. Daun Jelateng sudah lama sebagai pengobatan tradisional radang sendi dan pereda nyeri otot.
Mengatasi rhinitis alergi. Tanaman ini memang bisa memicu gatal.Namun daun yang sudah diolah justru berpotensi sebagai obat alergi alami dan masih ada beberapa manfaat dari daun jelateng.
Namun ada efek samping dari daun jelateng ini, adalah menimbulkan gatal- gatal bila langsung bersentuhan dengan kulit.Ibu hamil juga harus menghindari daun ini karena bisa memicu kontraksi.Hal ini bisa menimbulkan resiko keguguran.
Ada berbagai cara/tips aman mengolah atau menangani pohon atau daun jelateng agar tidak gatal.
Gunakan pelindung, wajib menggunakan sarung tebal,baju lengan panjang,dan celana panjang untuk menghindari sengatan gatal atau bulu bulu halus di batang daun.
Teknik memetiknya bagian pucuk saat memegang,pegang dengan mantap agar tidak bergeser atau gunakan gunting untuk memotongnya.
Cara mengolahnya tentu dengan mencuci bersih jelateng dengan air mengalir untuk membersihkan kotoran, lalu rebus jelateng dengan air mendidih selama beberapa menit. Proses perebusan akan menghancurkan asam format dan zat gatal lainnya. Bisa juga daun jelateng dikeringkan untuk dijadikan teh.Proses pengeringan juga menghilangkan efek gatalnya. Manfaat setelah daun jelateng ini diolah atau direbus memiliki rasa yang lembut mirip daun bayam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....