Jaga Waras saat Kumpul Keluarga Idul Fitri

  • 16 Mar 2026 10:37 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Menjaga kesehatan mental saat berkumpul dengan keluarga besar yang hobi menghakimi adalah prioritas utama Anda. Kenali tanda-tanda perilaku toksik agar Anda tidak terjebak dalam rasa bersalah yang tidak perlu.

Menurut keterangan terapis Nedra Glover Tawwab di Wondermind, hubungan keluarga yang tidak sehat seringkali membuat seseorang merasa terkuras. Gejalanya bisa berupa perasaan cemas yang muncul bahkan sebelum pertemuan tersebut dimulai.

Fenomena komentar "sok tahu" dari kerabat seringkali memicu stres berulang setiap tahunnya. Anda perlu menyadari bahwa perilaku mereka adalah cerminan masalah internal mereka sendiri, bukan Anda.

Jangan biarkan pendapat negatif orang lain menentukan nilai diri Anda yang sebenarnya. Tetaplah percaya diri meskipun pencapaian Anda diragukan oleh paman atau bibi di meja makan.

Luangkan waktu sejenak untuk menyendiri atau me time di tengah hiruk pikuk acara keluarga. Menjauh sebentar ke area yang tenang bisa membantu menstabilkan kembali emosi yang mulai meluap.

Carilah dukungan dari anggota keluarga lain yang memiliki pemikiran serupa dan mendukung Anda. Memiliki "sekutu" di tengah keluarga besar akan membuat suasana terasa jauh lebih ringan.

Anda tidak wajib menghadiri setiap sesi obrolan jika itu hanya akan melukai perasaan Anda. Prioritaskan kedamaian hati agar momen Idulfitri tidak berubah menjadi beban mental yang berat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....