Tak Hanya Atasi Wasir, Ini Khasiat Lain Don Temen
- 04 Mar 2026 13:52 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID., Denpasar : Daun ini banyak terdapat di pekarangan Masyarakat Bali. Penanaman daun ini di pekarangan sudah menjadi tradisi secara turun temurun. Daun ini sering dijadikan loloh Kesehatan. Daun ini disebut Don Temen atau Daun Ungu dalam Bahasa Indonesia.
Dilansir dari berbagai sumber, Loloh Don Temen (daun ungu/daun handeuleum) adalah minuman herbal tradisional Bali yang terkenal karena khasiat utamanya dalam mengatasi masalah pencernaan dan peradangan. Untuk mengatasi Panas Dalam dan Sariawan, Don Temen dapat dijadikan Loloh. Loloh Don Temen ini memiliki banyak khasiat. Hal ini dikarenakan Don Temen mengandung zat-zat aktif yang berkhasiat bagi tubuh. Loloh Don Temen sering menjadi opsi yang disarankan oleh para ahli Usadha Bali kepada pasien pengobatan tradisional yang mengeluhkan Panas Dalam ataupun Sariawan.
Khasiat Paling utama dari Don Temen adalah meredakan gejala wasir karena kandungan flavonoid dan saponin yang bersifat antiinflamasi (anti-radang). Don Temen ini juga bisa Bertindak sebagai pencahar alami untuk mengatasi sembelit.
Selain meredakan gelaja wasir, don temen ini berkhasiat mengurangi rasa sakit akibat peradangan, baik pada saluran pencernaan maupun luka luar. Kandungan polifenol yang terdapat di dalam Don Temen ternyata dapat membantu menyeimbangkan hormon dan melancarkan siklus haid..
Kandungan tanin dan flavonoid yang ada pada Don Temen juga efektif untuk mencegah bakteri Streptococcus mutans. Bakteri inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya plak pada gigi. Dengan adanya tanin dan flavonoid dalam kandungan Don Temen, terbentuknya asam dari makanan-makanan manis dapat dicegah oleh kedua zat tersebut, sehingga pertumbuhan plak pada gigi dapat diredam dengan baik.
Senyawa lainnya yang terkandung dalam Don Temen yaitu fitosterol. Fitosterol merupakan senyawa yang dapat berperan dalam menurunkan kadar penyerapan kolesterol akibat mengonsumsi makanan-makanan berlemak. Kolesterol yang tinggi ini dapat memicu berbagai macam penyakit. Tanda-tandanya biasanya mudah lelah, rasa nyeri, kesemutan pada tangan maupun kaki, hingga munculnya pertumbuhan lemak di bawah kulit.
Untuk mengatasi berbagai macam penyakit ini, kita bisa meminum rebusan daun temen sebanyak ¾ gelas untuk 2-3 kali sehari atau sesuai kebutuhan. Namun penggunaan don temen bersama obat antidiabetes, seperti glimepiride atau gliclazide tidak disarankan karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....