Tekan Penyebaran HIV/AIDS, Putri Koster Dorong Sosialisasi Lebih Masif
- 28 Feb 2026 19:47 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster menekankan perlunya sosialisasi lebih masif untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS di Bali. Hal ini disampaikan saat pertemuan dan diskusi dengan Ketua Yayasan Spirit Paramacita, Putu Ayu Utami Dewi, di Gedung Jayasabha, Sabtu 21 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ayu Utami memperkenalkan yayasan yang dipimpinnya sejak 1999, yang fokus memberikan pendampingan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Ia menyoroti stigma negatif yang dulu sangat tinggi terhadap ODHA, bahkan di kalangan tenaga kesehatan.
“Seiring waktu, masyarakat mulai memahami sehingga stigma negatif kian menurun,” ujar Ayu Utami.
Namun, persoalan HIV/AIDS belum sepenuhnya tuntas. Data menunjukkan Bali memiliki sekitar 21.000 ODHA, dengan 12.000 orang ditangani oleh yayasan. Ayu Utami menambahkan fenomena terbaru yang mengkhawatirkan, yakni banyak ibu rumah tangga dan ASN terpapar akibat pasangan yang tidak setia, serta munculnya risiko psikologis seperti dorongan untuk bunuh diri atau membalas dengan menyebarkan penyakit.
“Pemicunya karena mereka yang terkena merasa sebagai orang baik-baik. Ini yang menjadi perhatian kami. Kita tidak bisa tinggal diam terhadap isu HIV/AIDS,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa yayasan membutuhkan komitmen dan dukungan pemerintah, bukan dana, karena telah mendapat dukungan dari The Global Fund. Menanggapi hal itu, Putri Koster menyatakan perhatian serius terhadap pencegahan penyebaran HIV/AIDS.
“Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa isu HIV/AIDS seringkali muncul dan tenggelam, sehingga penting untuk terus dibahas agar masyarakat tetap waspada.
Selain itu, Putri Koster menekankan bahwa stigma negatif terhadap ODHA terus berkurang, seiring meningkatnya pemahaman masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan dengan ODHA sambil tetap memperhatikan pencegahan penularan.
“Harus ada terobosan. Sosialisasi harus lebih masif melalui berbagai media. Ajarkan masyarakat untuk bertanggung jawab, menjaga diri, dan menjauhi perilaku berisiko. Jika ada keluarga yang terpapar, segera ambil tindakan,” pungkas Putri Koster.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....