TP PKK Denpasar Perkuat Posyandu 6 SPM di Denpasar Timur

  • 20 Feb 2026 09:21 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Penguatan layanan kesehatan berbasis keluarga kini tidak lagi sebatas penimbangan balita. Melalui Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), TP PKK Kota Denpasar mendorong transformasi Posyandu menjadi pusat layanan terpadu yang menjangkau seluruh siklus hidup masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Timur, Kamis 19 Februari 2026. Kegiatan tersebut digelar di Wantilan Pura Desa, Desa Adat Penatih Puri, Kelurahan Penatih dan Banjar Ketapian Kaja, Kelurahan Sumerta.

Posyandu Paripurna kali ini mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar dalam Posyandu 6 SPM, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Integrasi lintas sektor ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Denpasar untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara terkoordinasi dan berkelanjutan.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dalam arahannya di Wantilan Pura Desa Penatih Puri menegaskan bahwa Posyandu telah berkembang jauh melampaui fungsi awalnya.

“Posyandu hari ini menjadi wadah sinergi berbagai program. Saya berpesan kepada bapak dan ibu, mari manfaatkan Posyandu ini sebaik-baiknya. Selain sebagai layanan kesehatan, Posyandu juga menjadi ruang kebersamaan untuk saling berbagi dan menguatkan,” ujarnya.

Ia juga mendorong kader Posyandu dan kader PKK agar semakin responsif terhadap laporan warga, mulai dari kebutuhan alat kesehatan hingga persoalan lingkungan dan ketertiban. Seluruh temuan diharapkan segera dikoordinasikan dengan perangkat kelurahan atau desa untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari cakupan layanan Posyandu 6 SPM.

Selain aspek kesehatan, Sagung Antari turut mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah dari rumah, memanfaatkan bank sampah, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui program kulkul PKK. Ia berharap Posyandu Paripurna dapat berjalan mandiri dan berkelanjutan minimal satu kali dalam sebulan di setiap banjar.

Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, saat meninjau kegiatan di Banjar Ketapian Kaja, Kelurahan Sumerta, menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, balita, dan lansia melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“PMT bagi balita, ibu hamil, dan warga lansia merupakan salah satu ikhtiar meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Ini dirangkaikan dengan Posyandu Paripurna agar pelayanan kesehatan bisa dirasakan lebih luas,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....