Posyandu Perkuat Pemantauan Tumbuh Kembang Anak

  • 29 Jan 2026 12:51 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Posyandu terus berperan penting dalam memantau tumbuh kembang balita melalui pelayanan kesehatan rutin setiap bulan. Kegiatan posyandu yang melibatkan masyarakat dan mahasiswa ini menjadi upaya nyata dalam mendeteksi dini kondisi kesehatan dan status gizi anak di tingkat masyarakat.

Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar, Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes, kepada RRI di Denpasar usai memberikan pelayanan di Banjar Abian Kapas Kelod menjelaskan, pelaksanaan posyandu di wilayah tersebut sudah berjalan sesuai tahapan, mulai dari pendaftaran hingga penyuluhan. Ia juga menuturkan, penilaian status gizi dilakukan melalui pengukuran antropometri serta pencatatan pada buku KIA dan Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk memantau perkembangan balita.

“Mahasiswa telah dibekali mata kuliah penilaian status gizi, sehingga mampu melakukan pengukuran antropometri dan pencatatan melalui buku KIA yang di dalamnya terdapat Kartu Menuju Sehat (KMS).” jelas Dr. Agusjaya.

Menurut Dr. Agusjaya Mataram, melalui pencatatan di KMS, petugas dapat mengetahui status gizi balita berada pada kategori normal atau berlebih. Jika berat badan berada pada garis hijau, maka anak dinilai sehat, sedangkan jika berada di bawah atau di atas batas normal perlu mendapat perhatian khusus.

“Jika berat badan balita berada di garis hijau berarti status gizinya normal. Namun jika berada di bawah atau di atas batas, perlu perhatian khusus dengan pemberian asupan yang sesuai agar tidak kurang atau berlebih.” jelasnya

Dr. Agusjaya Mataram juga menegaskan posyandu berfungsi sebagai skrining awal kesehatan balita. Ia berharap masyarakat semakin sadar dan peduli untuk memanfaatkan layanan posyandu secara rutin demi memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....