Sugar Rush atau Sugar Crash: Manis Mengintai Kesehatan

  • 23 Jan 2026 21:53 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Gula telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian. Minuman kekinian, makanan penutup, hingga camilan ringan mudah ditemukan dan sangat digemari, khususnya oleh generasi muda yang akrab dengan tren kuliner. Tanpa disadari, pola konsumsi tersebut membuat asupan gula terus menumpuk di dalam tubuh sejak usia dini.

Meski terasa menyenangkan, kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan menyimpan risiko kesehatan. Asupan gula yang tinggi dapat memicu peningkatan kadar gula darah secara cepat dan menimbulkan sensasi sugar rush, di mana tubuh terasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. Namun, kondisi ini kerap diikuti penurunan energi secara drastis atau sugar crash, yang ditandai dengan rasa lelah, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi.

Ahli gizi Alvina Olivia menjelaskan bahwa konsumsi gula tambahan dalam jumlah berlebihan dapat memicu fluktuasi gula darah yang tidak stabil.

"Ketika gula tambahan dikonsumsi terlalu banyak, tubuh dapat mengalami lonjakan gula darah yang drastis yang memicu sugar rush, yaitu peningkatan energi secara tiba-tiba. Tidak lama kemudian, kadar gula darah bisa turun dengan cepat dan menyebabkan sugar crash, ketika energi tubuh menurun dan tubuh terasa lemas,” jelasnya.

Jika kebiasaan tersebut dibiarkan berlangsung terus-menerus, tubuh dapat mengalami gangguan dalam mengatur kadar gula darah. Kondisi ini berpotensi mengganggu kerja insulin dan menyebabkan gula darah sulit dikendalikan. Dalam jangka panjang, pola konsumsi gula yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko obesitas dan berkembang menjadi diabetes tipe 2 tanpa gejala yang langsung dirasakan oleh penderitanya.

Oleh karena itu, kesadaran untuk membatasi konsumsi gula perlu dibangun sejak dini. Mengurangi minuman manis, lebih cermat dalam memilih makanan, serta menerapkan pola makan seimbang menjadi langkah penting agar kenikmatan rasa manis tidak berubah menjadi masalah kesehatan di kemudian hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....