Fakta Susu Kental Manis yang Harus Kamu Tahu
- 25 Agt 2025 14:39 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Banyak orang masih mengira susu kental manis (SKM) sama seperti susu biasa yang bisa diminum setiap hari. Padahal kenyataannya, isi SKM berbeda jauh dengan susu murni. Isinya lebih banyak gula dibandingkan gizi dari susu. Karena itu, SKM sebaiknya tidak dijadikan minuman utama, melainkan hanya pelengkap atau campuran makanan dan minuman.
Menurut BPOM, susu kental manis tidak bisa menggantikan susu cair, susu bubuk, atau susu pertumbuhan. BPOM menegaskan bahwa SKM hanya boleh digunakan sebagai campuran atau pemanis makanan, bukan sebagai pengganti susu. Jika terlalu sering dikonsumsi, kandungan gulanya yang tinggi bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan juga merusak gigi.
Ada tiga fakta penting tentang susu kental manis yang perlu diketahui:
1. Susu kental manis bukan susu seutuhnya karena lebih banyak gula dibandingkan protein dan kalsium.
2. Kadar gula di dalam SKM sangat tinggi, sehingga berisiko bila diminum setiap hari.
3. SKM sebaiknya hanya dipakai sebagai campuran, misalnya untuk kopi atau roti, bukan sebagai minuman utama, apalagi untuk anak-anak.
Peraturan juga sudah menegaskan hal ini. Dalam aturan BPOM tahun 2018, iklan SKM tidak boleh menampilkan anak-anak sedang minum susu, karena bisa membuat orang salah paham. SKM memang boleh dikonsumsi, tetapi hanya sesekali dan dalam jumlah wajar.
Susu kental manis lebih tepat disebut gula kental yang diberi sedikit susu. Boleh saja digunakan untuk menambah rasa manis pada makanan atau minuman, tetapi jangan dijadikan minuman harian. Untuk memenuhi kebutuhan gizi, terutama pada anak, pilihlah susu segar, susu bubuk, atau produk lain yang memang kaya nutrisi. Dengan memahami hal ini, kita bisa lebih bijak menjaga kesehatan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....