Kumur Air Garam Redakan Radang Tenggorokan

  • 29 Jun 2025 10:31 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Radang tenggorokan merupakan gangguan umum yang sering membuat aktivitas terasa terganggu. Gejalanya meliputi rasa perih, gatal, dan sulit menelan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, iritasi karena polusi, udara kering, atau kebiasaan berbicara berlebihan. Untuk meredakan gejala ini, salah satu cara alami yang banyak digunakan adalah berkumur dengan air garam.

Menurut Halodoc, “berkumur air garam dapat membantu meredakan rasa sakit pada tenggorokan, mengurangi pembengkakan, dan membunuh kuman penyebab infeksi.”

Larutan garam bekerja dengan menarik cairan dari jaringan yang bengkak melalui proses osmosis, sehingga membantu mengurangi peradangan. Selain itu, garam juga menciptakan lingkungan yang kurang ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme, sehingga membantu proses penyembuhan.

Cara membuat larutan kumur cukup sederhana: campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat (sekitar 240 ml). Kumur larutan ini selama 20–30 detik, kemudian buang. Ulangi dua hingga tiga kali sehari sesuai kebutuhan. Gunakan air hangat, bukan panas, agar tidak melukai jaringan tenggorokan yang sudah sensitif.

Meski ampuh untuk pertolongan pertama, kumur air garam bukan pengganti pengobatan medis. Jika radang tenggorokan berlangsung lebih dari tiga hari, disertai demam, nyeri hebat, atau pembengkakan kelenjar, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Penanganan lanjutan mungkin dibutuhkan, terutama jika penyebabnya adalah infeksi bakteri seperti radang tenggorokan streptokokus.

Kumur air garam bisa menjadi pilihan praktis, murah, dan alami untuk membantu meredakan radang tenggorokan. Selain itu, metode ini juga membantu menjaga kebersihan mulut dan mencegah infeksi berulang. Dengan tetap menjaga pola hidup sehat dan daya tahan tubuh, risiko terserang radang tenggorokan pun bisa diminimalkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....