Masuk Angin? Cegah dengan 3 Makanan Ini!

  • 23 Jun 2025 13:21 WIB
  •  Denpasar

KBRN,Denpasar: Memasuki Periode Mei hingga September, hembusan angin muson timur terasa lebih kencang di Pulau Bali. Bersamaan dengan fenomena cuaca ini, keluhan masuk angin mulai terdengar akrab di telinga masyarakat. Masuk angin merujuk pada istilah turunnya kondisi tubuh. Meski tidak tercantum dalam istilah medis resmi, masuk angin biasanya digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang sedang tidak fit, seperti merasa lemas, kembung, meriang, sakit kepala, hingga gejala flu ringan.

Di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu atau saat tubuh kelelahan, gejala masuk angin bisa dengan mudah menyerang. Selain istirahat cukup dan, jika perlu, konsumsi obat, pemilihan makanan yang tepat sangat membantu mempercepat pemulihan. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tiga makanan dan minuman yang bisa diandalkan untuk mencegah, dan meringankan gejala masuk angin.

1. Minuman Hangat

Minuman hangat seperti teh jahe sangat disarankan saat gejala masuk angin muncul. Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan efek hangat yang bisa membantu meredakan hidung tersumbat, meringankan sakit tenggorokan, dan menghangatkan tubuh secara keseluruhan. Aroma dan rasa pedas alami dari jahe juga diyakini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat proses detoksifikasi tubuh.

2. Makanan Berkuah

Dari sekian banyak pilihan makanan berkuah yang ada di Indonesia, Soto ayam maupun Sup ayam bisa menjadi pilihan utama ketika tubuh mulai terasa tidak nyaman. Kehangatan kuahnya tidak hanya memberikan rasa lega di tenggorokan, tapi juga membantu melegakan saluran pernapasan. Dalam semangkuk masakan ayam berkuah, terkandung berbagai nutrisi seperti protein, vitamin, mineral, serta cairan elektrolit yang penting untuk mencegah dehidrasi. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa sup ayam dapat membantu meredakan peradangan dan mempercepat proses pemulihan saat tubuh terserang infeksi ringan seperti flu dan masuk angin.

3. Pisang

Ketika konsumsi makanan serta minuman di atas tidak membuat berselera, cobalah buah. Contoh buah yang disarankan adalah pisang. Pisang merupakan buah yang lembut dan mudah dicerna, sehingga sangat cocok dikonsumsi saat tubuh sedang tidak fit. Kandungan potasium yang tinggi membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang sering kali terganggu saat kita demam atau berkeringat berlebihan. Tak hanya itu, pisang juga mengandung serat larut yang membantu mengurangi gejala diare, salah satu keluhan yang kadang muncul saat masuk angin menyerang sistem pencernaan.

Mengonsumsi makanan yang tepat saat gejala masuk angin muncul dapat membantu tubuh pulih lebih cepat dan mencegah kondisi makin memburuk. Selain ketiga makanan di atas, asupan bergizi seperti buah tinggi vitamin C, sayuran hijau, dan makanan kaya antioksidan juga tidak kalah penting untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....