Kenapa Handuk Tetap Kotor Meski Digunakan Setelah Mandi?
- 24 Mar 2025 14:47 WIB
- Denpasar
KBRN,Denpasar: ”Katanya mandi membersihkan badan, tapi mengapa handuk bisa kotor? Masa hal kecil seperti ini saja harus bohong?”
Barangkali pernyataan seperti itu sempat berseliweran di sosial media anda. Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa handuk yang dipakai setelah mandi masih bisa kotor? Padahal, seharusnya tubuh kita sudah bersih, bukan? Faktanya, menurut penelitian dari The Pennsylvania State University, handuk bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri meskipun hanya digunakan setelah mandi.
Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa tumpukan kotoran disebabkan oleh cara mandi yang tidak benar-benar membersihkan tubuh secara sempurna. Saat kita mandi, sabun memang berfungsi mengangkat sel kulit mati dan kuman, yang kemudian terbawa oleh aliran air. Namun, sabun dan air tidak dapat menghilangkan semuanya secara total. Sisa-sisa sel kulit mati serta kuman yang masih menempel di tubuh bisa berpindah ke handuk saat kita mengeringkan badan.
Banyak orang berpikir bahwa handuk hanya perlu dicuci ketika sudah mulai berbau apek. Padahal, menurut Ralitsa Prodanova, pakar kebersihan dari Fantastic Services, handuk sebaiknya dicuci setiap tiga atau empat kali pemakaian. Sebab, setiap kali digunakan, sel kulit mati dan kuman menempel pada serat handuk dan bertahan lama di sana. Jika tidak segera dicuci, handuk bisa menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi bakteri.
Ketika handuk mulai mengeluarkan bau tidak sedap, itu menandakan bahwa bakteri sudah tumbuh di dalamnya. Handuk yang lembap dan sering digunakan menjadi lingkungan yang sempurna bagi mikroorganisme untuk berkembang. Hal ini bisa berdampak pada kesehatan kulit, seperti menyebabkan iritasi atau bahkan jerawat, terutama jika digunakan untuk mengeringkan wajah.
Agar handuk tetap bersih dan aman digunakan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Cuci handuk secara rutin – Minimal setelah tiga atau empat kali pemakaian, menggunakan air panas dan deterjen.
2. Jemur handuk di tempat yang terkena sinar matahari langsung – Sinar matahari dapat membantu membunuh bakteri dan mencegah bau apek.
3. Gunakan handuk berbeda untuk wajah dan tubuh – Hal ini mencegah perpindahan bakteri dari tubuh ke wajah.
4. Hindari berbagi handuk dengan orang lain – Handuk yang digunakan bersama dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri dan penyakit kulit.
Meskipun terlihat bersih, handuk bisa menjadi tempat berkembangnya berbagai mikroorganisme. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan handuk dengan mencucinya secara rutin dan menyimpannya di tempat yang kering.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....